Kepala Kemenag Garut, H. Saepulloh: Moderasi Beragama Jadi Kunci Kondusifitas Pilkada 2024!

- Jurnalis

Rabu, 20 November 2024 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kemenag Garut, H. Saepulloh: Moderasi Beragama Jadi Kunci Kondusifitas Pilkada 2024!

Kepala Kemenag Garut, H. Saepulloh: Moderasi Beragama Jadi Kunci Kondusifitas Pilkada 2024!

WARTAGARUT.COM – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I., secara resmi membuka kegiatan Dialog Kerukunan Umat Beragama yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Garut pada Rabu, 20 November 2024. 

Acara ini digagas oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dengan mengusung tema “Kolaborasi Moderasi Beragama dan Kewaspadaan Dini dalam Menjaga Kondusifitas Pilkada 2024”. 

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh lintas agama, termasuk perwakilan agama Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Konghucu. 

Kepala Kemenag Garut, H Saepulloh menegaskan pentingnya kerukunan lintas agama sebagai fondasi perdamaian di tengah masyarakat. 

“Ini sebetulnya rutinitas kita selenggarakan, pertemuan lintas agama ini bertujuan untuk menjalin kebersamaan, kekuatan, dan kerjasama agar umat di Kabupaten Garut hidup damai, rukun, dan bahagia,” ujarnya.  

H Saepulloh menyampaikan apresiasinya atas kehadiran semua pihak yang menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan.  

“Perbedaan itu indah dan harus dijaga. Dalam konteks Pilkada, perbedaan adalah hasanah yang menjadikan proses ini semakin bermakna,” tambahnya.  

H.Saepulloh juga menekankan tiga pendekatan penting dalam menyikapi Pilkada 2024, yakni, silaturahmi, silatul fikri, dan silatul amal.

  1. Silaturahmi 

Menurutnya, Pilkada harus menjadi ajang mempererat hubungan, bukan justru memicu perpecahan. 

“Kubu sana dan kubu sini memang berbeda, tapi itu saling melengkapi. Kita harus bersatu demi tujuan bersama.”ujarnya.  

  1. Silatul Fikri 

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan Pilkada sebagai forum pertukaran gagasan.

 “Pilkada adalah ajang berpikir. Semua ide hebat dari berbagai pihak harus disatukan untuk menghasilkan kebijakan yang bermanfaat bagi umat.” tuturnya.

  1. Silatul Amal

H Saepulloh juga menekankan pentingnya kerja nyata selama Pilkada. 

“Masyarakat harus dilibatkan dalam proses ini. Menyapa, mendengar, dan bekerja bersama adalah bentuk ibadah.” katanya.

Kepala Kemenag Garut H Saepulloh berharap Pilkada 2024 di Garut berjalan dengan aman, damai, dan kondusif. 

“Ketika Pilkada berlangsung damai, masyarakat akan bahagia. Kebahagiaan ini akan memengaruhi kehidupan mereka, baik dalam ibadah maupun mencari nafkah,” jelasnya.  

Acara ini menjadi langkah strategis untuk memastikan Pilkada 2024 di Kabupaten Garut berjalan lancar tanpa gesekan, sekaligus memperkuat harmoni lintas agama di wilayah tersebut.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Kemenag Garut Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf Melalui Aplikasi SIWAK
Sertijab Ka TU MAN 1 Garut, Kemenag Garut Tekankan Peran Strategis Kepala TU dalam Inovasi Madrasah
Garut Dapat Kuota 2.000 Bidang Tanah, Reforma Agraria Dipacu untuk Tekan Kemiskinan
Kuota Haji Jabar 2026 Turun Jadi 29.643, Masa Tunggu Kini Disamaratakan 26 Tahun
Kemenag Garut Apresiasi Peresmian Aula LPTQ, Endang Sutiana: Perkuat Pembinaan Generasi Qurani
Kemenag Garut Dukung Tambahan Anggaran Pendidikan, Dr Saepulloh: Kunci Perubahan Ada di Pendidikan
Refleksi Halal Bihalal Kemenag Garut, Dr. Saepulloh Tekankan Makna Kesucian dan Perubahan ASN
Kemenag Garut Nilai Pengajian Ba’da Idulfitri Muhammadiyah Perkuat Dakwah dan Ekonomi Umat

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:53 WIB

Kemenag Garut Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf Melalui Aplikasi SIWAK

Selasa, 28 April 2026 - 18:45 WIB

Sertijab Ka TU MAN 1 Garut, Kemenag Garut Tekankan Peran Strategis Kepala TU dalam Inovasi Madrasah

Jumat, 17 April 2026 - 15:41 WIB

Garut Dapat Kuota 2.000 Bidang Tanah, Reforma Agraria Dipacu untuk Tekan Kemiskinan

Minggu, 12 April 2026 - 15:33 WIB

Kuota Haji Jabar 2026 Turun Jadi 29.643, Masa Tunggu Kini Disamaratakan 26 Tahun

Selasa, 7 April 2026 - 07:25 WIB

Kemenag Garut Apresiasi Peresmian Aula LPTQ, Endang Sutiana: Perkuat Pembinaan Generasi Qurani

Berita Terbaru

error: Content is protected !!