WARTAGARUT.COM – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut menyiapkan berbagai layanan bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, termasuk penyediaan titik layanan pemudik di sejumlah masjid dan madrasah di wilayah Garut.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menciptakan suasana kondusif serta memberikan pelayanan kepada masyarakat selama momentum mudik Lebaran.
Kepala Kantor Kemenag Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I, mengatakan kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Menteri Agama agar Kementerian Agama hadir secara nyata di tengah masyarakat, terutama dalam memberikan edukasi dan pelayanan keagamaan.
“Sesuaidengan arahan dan kebijakan Pak Menteri bahwa untuk Idul Fitri 1447 Hijriah ini, tentunya Kementerian Agama harus hadir untuk umat. Kami harus tampil sebagai lembaga yang betul-betul mengayomi masyarakat, terutama dalam memberikan edukasi agar terwujud toleransi, saling menghargai, dan saling menghormati,” ujar H. Saepulloh saat ditemui di Kantor Kemenag Garut, Jalan Pahlawan No. 3, Sukagalih, Tarogong Kidul, Jumat (13/3/2026).
Ia menegaskan, perbedaan yang kerap muncul dalam penentuan awal Ramadhan maupun Hari Raya Idul Fitri harus dipahami sebagai bagian dari sunnatullah atau ketentuan yang wajar dalam kehidupan umat beragama.
Menurutnya, masyarakat perlu menanamkan sikap saling menghargai terhadap perbedaan tersebut agar situasi tetap kondusif.
“Perbedaan untuk hari pertama berpuasa maupun satu Syawal harus benar-benar dipahami sebagai sunnatullah. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga kondusivitas serta saling menghormati satu sama lain,” katanya.
Selain itu, Kemenag Garut juga berperan aktif dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini melalui program Mudik Ramah yang disiapkan di sejumlah titik strategis.
H. Saepulloh menjelaskan, pihaknya telah berkolaborasi dengan pemerintah daerah serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menyediakan fasilitas pelayanan bagi para pemudik.
“Kami sudah berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda untuk melayani para pemudik. Kementerian Agama menyediakan titik layanan melalui masjid-masjid dan madrasah di sejumlah wilayah,” ujarnya.
Beberapa titik layanan pemudik yang disiapkan antara lain Masjid Besar Tarogong Kaler, Masjid Besar Cilawu, Masjid Besar Limbangan, hingga Masjid di wilayah Malangbong. Sementara di jalur selatan, layanan juga tersedia di kawasan Cikajang dan Mekarmukti.
Menurut H. Saepulloh, pada prinsipnya seluruh kecamatan di Kabupaten Garut melalui jaringan masjid dan madrasah siap memberikan pelayanan kepada para pemudik yang melintas.
“Intinya, di setiap kecamatan melalui masjid dan madrasah kami siap melayani pemudik. Insya Allah program Mudik Ramah Ramadhan tahun ini benar-benar bisa kami wujudkan,” katanya.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kemenag Garut juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut momentum Lebaran dengan suasana kebahagiaan, kedamaian, serta memperkuat nilai kebersamaan.
“Kami mengajak warga masyarakat Kabupaten Garut untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan menanamkan kebahagiaan, mensyiarkan kegembiraan di hari yang fitri, mensucikan hati dan pikiran, serta mempererat kebersamaan dengan keluarga, tetangga, dan masyarakat,” pungkasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni

















