WARTAGARUT.COM – Orientasi PPPK Garut 2026 diikuti sebanyak 2.400 Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pemerintah Kabupaten Garut menerapkan sistem face recognition untuk memastikan seluruh peserta mengikuti kegiatan secara disiplin dan serius.
Pelaksanaan Orientasi PPPK Garut 2026 digelar di Aula Rektorat Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (7/7/2026).
Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, serta dihadiri Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara Lembaga Administrasi Negara (LAN), Agus Sudrajat.
Mengapa Orientasi PPPK Penting?
Program orientasi menjadi tahapan penting bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) agar memahami tugas pokok dan fungsi, hak, kewajiban, etika profesi, hingga pola kerja dalam birokrasi pemerintahan.
Pemkab Garut menilai pembekalan tersebut menjadi fondasi agar ASN baru mampu menjalankan pelayanan publik secara profesional sekaligus cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja.
Bupati Garut menjelaskan, walaupun pembelajaran dilakukan secara daring, pemerintah daerah menerapkan sistem pengawasan yang ketat berbasis teknologi.
“Kami memiliki mekanisme yang ketat dengan menggunakan face recognition sehingga kehadiran peserta dapat terdeteksi. Dengan begitu tidak ada lagi peserta yang mencoba mengabaikan aturan,” ujar Abdusy Syakur Amin.
Bagaimana Face Recognition Diterapkan?
Menurut Bupati, penggunaan teknologi pengenalan wajah menjadi langkah untuk memastikan seluruh peserta benar-benar mengikuti orientasi tanpa penyimpangan kehadiran.
Ia juga mengakui pelaksanaan orientasi bagi PPPK formasi 2023 mengalami keterlambatan akibat sejumlah keterbatasan.
Namun demikian, kegiatan tersebut tetap menjadi bagian penting sebelum ASN menjalankan tugas secara penuh.
Karena itu, seluruh peserta diminta mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh agar memahami status kepegawaiannya, tugas pokok dan fungsi (tupoksi), hak, kewajiban, serta tata cara berinteraksi di lingkungan pemerintahan.
Apa Saja Hak PPPK?
Dalam rangkaian kegiatan, Pemerintah Kabupaten Garut bersama PT Taspen (Persero) juga melaksanakan penandatanganan fasilitas jaminan sebagai bagian dari pemenuhan hak PPPK setelah resmi berstatus Aparatur Sipil Negara.
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Garut yang berhasil menyelenggarakan orientasi dengan jumlah peserta mencapai 2.400 orang.
Kepala BKD Kabupaten Garut, Kristanti Wahyuni, mengatakan ASN memiliki fungsi strategis sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat, sekaligus perekat persatuan bangsa.
Karena itu, orientasi menjadi proses penting agar seluruh PPPK memiliki pemahaman yang sama mengenai kompetensi, etika, serta kualitas pelayanan publik.
“Orientasi diharapkan mampu membangun persepsi yang sama mengenai pentingnya peningkatan kompetensi dan kualitas sumber daya aparatur,” kata Kristanti.
Siapa Peserta Orientasi PPPK?
Sebanyak 2.400 peserta berasal dari PPPK formasi tahun 2023, terdiri atas:
1.289 PPPK tenaga pendidik
1.111 PPPK tenaga kesehatan
Melalui orientasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Garut menargetkan seluruh PPPK memiliki kompetensi, profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat.***
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar