WARTAGARUT.COM – Lomba Tari Kreasi Anak tingkat PAUD–TK berlangsung di FruitCity Citimall Garut pada Sabtu, 29 November 2025.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pegadaian Syariah Cabang Guntur Garut sebagai bagian dari komitmen perusahaan mendorong kreativitas anak serta memperluas literasi keuangan sejak usia dini.
Pimpinan Cabang Pegadaian Syariah Cabang Guntur Garut, Epi Rustandi menegaskan bahwa dukungan terhadap kegiatan seni anak merupakan bagian dari visi jangka panjang dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045.
“Kreativitas itu melahirkan banyak inovasi. Karena lombanya dimulai dari usia dini, ini menjadi fondasi untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Epi menjelaskan bahwa program nasional Mengemaskan Indonesia yang diusung Pegadaian memiliki misi menanamkan kebiasaan menabung emas sejak kecil.
Ia menyebutkan bahwa hal ini penting karena biaya pendidikan setiap tahun melonjak signifikan.
“Untuk kuliah kedokteran saja kini sudah 300–500 juta. Bayangkan 10 tahun ke depan akan jadi berapa. Kalau tidak dipersiapkan dari dini, itu akan berat,” jelasnya.
Menurut Epi, emas tetap menjadi instrumen perlindungan nilai karena tahan terhadap inflasi.
“Nilai rupiah bisa berubah, tetapi emas akan selalu melindungi,” tambahnya.
Pegadaian Syariah Cabang Guntur Garut juga memperkenalkan berbagai layanan kepada orang tua peserta lomba melalui pengisian tautan pendaftaran yang disiapkan panitia.
Upaya ini, kata Epi, bertujuan agar masyarakat memahami bahwa proses gadai tidak sesulit yang dibayangkan.
“Banyak orang baru tahu bahwa proses gadai hanya memakan waktu 5–15 menit. Cepat dan sederhana,” katanya.
Ia menyebutkan bahwa Pegadaian memiliki sekitar 35 produk jasa dan layanan.
“Core business kami tetap gadai, tetapi jaminannya harus benda bergerak dan berharga, seperti emas, logam mulia, kendaraan bermotor, bahkan sertifikat tanah. Selain itu ada cicil kendaraan, pembiayaan haji, umrah, hingga tabungan emas,” jelasnya.
Dalam kegiatan lomba nanti, kata Epi, Pegadaian Syariah Cabang Guntur Garut memberikan dukungan berupa penyediaan trofi untuk juara 1, 2, 3, harapan 1–3, serta tambahan kategori juara favorit.
“Juara favorit ini penting agar anak-anak tetap termotivasi. Walaupun tidak juara utama, mereka tetap mendapat apresiasi,” ujarnya.
Pihaknya berharap kehadiran Pegadaian Syariah Cabang Guntur Garut dapat menjadi solusi keuangan yang aman, legal, dan terjangkau.
“Kami ingin masyarakat sadar bahwa Pegadaian adalah agen inklusi keuangan. Jangan sampai terjerat pinjol atau rentenir,” tegasnya.
Hal ini karena kata Epi, untuk layanan gadai, tenor bervariasi dari empat bulan hingga sistem angsuran 1–3 tahun.
Sedangkan pembiayaan kendaraan melalui produk Amanah bisa hingga empat tahun.
“Pembiayaan haji, umrah, hingga cicilan emas batangan juga tersedia,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan seperti lomba tari anak terus berlanjut dan Pegadaian tetap bisa hadir sebagai mitra yang mendukung edukasi sejak dini.
“Ini bagian dari mencerdaskan kehidupan bangsa. Selama acaranya positif dan dimulai dari usia dini, insya Allah kami akan terus mendukung,” tutupnya. ***
Penulis : Soni Tarsoni











