Perkuat Karakter Santri Murid Visioner dan Berdaya Saing Global, Al Mashduqi IIBS Garut Gelar Special Talk Show Bersama Sherly Annavita Rahmi

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perkuat Karakter Santri Murid Visioner dan Berdaya Saing Global, Al Mashduqi IIBS Garut Gelar Special Talk Show Bersama Sherly Annavita Rahmi

Perkuat Karakter Santri Murid Visioner dan Berdaya Saing Global, Al Mashduqi IIBS Garut Gelar Special Talk Show Bersama Sherly Annavita Rahmi

WARTAGARUT.COM – Ratusan santri mengikuti Special Talk Show Before Ifthar yang menghadirkan akademisi sekaligus influencer muda Sherly Annavita Rahmi di Al Mashduqi International Islamic Boarding School (IIBS) Garut, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan bertajuk “From Dream to Action: Merancang Masa Depan Sejak Dini, Menjadi Santri Murid Visioner, Tangguh, dan Berdaya Saing Global” ini digelar untuk memperkuat karakter kepemimpinan serta wawasan global generasi muda di lingkungan pesantren modern tersebut.

Acara yang berlangsung di Auditorium Drs. H. Dede Satibi itu dihadiri ratusan santri murid, para Insan Penggerak, serta jajaran pimpinan manajemen Al Mashduqi.

Suasana diskusi berlangsung reflektif dan inspiratif menjelang waktu berbuka puasa.

Dalam pemaparannya, Sherly Annavita Rahmi menekankan pentingnya keberanian generasi muda untuk memiliki mimpi besar sekaligus kesiapan menjalani proses panjang dalam mewujudkannya.

Menurutnya, kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik semata, melainkan juga oleh pola pikir serta karakter yang dibangun sejak dini.

“Investasi paling berharga dalam hidup adalah mindset untuk bernalar dan karakter untuk menghidupkan nurani,” ujar Sherly di hadapan para santri.

Ia menjelaskan bahwa kedua hal tersebut menjadi fondasi penting bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Karena itu, para santri didorong untuk terus mengasah pola pikir positif, disiplin, serta ketangguhan mental selama menjalani proses pendidikan.

Dalam sesi dialog interaktif, Sherly juga menyoroti berbagai fenomena yang kerap dihadapi generasi muda saat ini.

Di antaranya kecenderungan menghindari tantangan, dinamika pertemanan yang kurang sehat, hingga kesulitan dalam membangun kepemimpinan diri sendiri.

Ia mengajak para santri untuk memandang setiap kesulitan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter.

Untuk menggambarkan hal tersebut, Sherly menyampaikan analogi sederhana mengenai perbedaan antara “dikubur” dan “ditanam”.

Ia menjelaskan bahwa sudut pandang seseorang terhadap kesulitan akan menentukan bagaimana ia merespons sebuah tantangan.

Menurut Sherly, kondisi “dikubur” sering dimaknai sebagai akhir dari sebuah perjalanan atau tanda menyerah pada keadaan.

Sebaliknya, “ditanam” justru merupakan proses yang mempersiapkan seseorang untuk tumbuh dan berkembang, meskipun harus melalui fase sulit di bawah permukaan.

“Akar selalu tumbuh dalam kesunyian, tetapi akan muncul ke permukaan dengan keadaan kuat dan kokoh,” katanya.

Ia menambahkan bahwa seseorang yang merasa “dikubur” cenderung melihat kesulitan sebagai akhir.

Namun ketika seseorang menyadari bahwa dirinya sedang “ditanam”, maka ia memahami bahwa proses tersebut sedang mempersiapkannya untuk tumbuh dan menghasilkan sesuatu yang lebih baik.

Sementara itu, Wakil Direktur 1 Al Mashduqi Islamic School Garut, Ikmal Al Hudawi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya lembaga dalam membangun ekosistem pendidikan yang holistik.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga membangun keselarasan visi antara santri dan para pendidik.

“Kami ingin santri dan guru memiliki satu frekuensi dalam membangun visi masa depan. Melalui diskusi ini, kita belajar bahwa kelelahan dalam berproses adalah hal yang manusiawi,” ujar Ikmal.

Ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah bagaimana setiap individu tetap berkomitmen mengubah mimpi menjadi aksi nyata, sekaligus menjaga martabat kemanusiaan dalam lingkungan pendidikan.

Melalui kegiatan ini, Al Mashduqi IIBS Garut berharap para santri semakin termotivasi untuk mempersiapkan diri menjadi generasi visioner yang mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan nilai-nilai karakter dan kemanusiaan.***

Berita Terkait

Mukerda 2026! MUI Garut Prioritaskan Kondusivitas dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
SMK Muhammadiyah Garut Buka SPMB 2026/2027, Jurusan RPL Jadi Incaran Generasi Digital
PMBM MAN 1 Garut 2026/2027 Dibuka, Ada Jalur Prestasi dan Program Keterampilan Unggulan
Haul ke-33 dan ke-20 di Ponpes Hidayatul Faizien Jadi Momentum Spiritual dan Sosial Umat
Prestasi Gemilang, Tengku Abbad Ghani Murid TK IT Al Mashduqi Garut Sabet Juara 2 Tingkat Kecamatan
Bukan Sekadar Lulus! Ujian SMK Muhammadiyah Garut Tekankan Karakter dan Skill
Ucapkan Selamat HUT ke-18 Bawaslu, SMK Muhammadiyah Garut Ungkap Sudah MoU dengan Bawaslu Garut
MAN 1 Garut Rayakan Milad ke-47 dengan Jalan Sehat, Aksi Sosial dan Prestasi Akademik

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:16 WIB

Mukerda 2026! MUI Garut Prioritaskan Kondusivitas dan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Senin, 13 April 2026 - 07:01 WIB

SMK Muhammadiyah Garut Buka SPMB 2026/2027, Jurusan RPL Jadi Incaran Generasi Digital

Senin, 13 April 2026 - 07:00 WIB

PMBM MAN 1 Garut 2026/2027 Dibuka, Ada Jalur Prestasi dan Program Keterampilan Unggulan

Sabtu, 11 April 2026 - 14:24 WIB

Haul ke-33 dan ke-20 di Ponpes Hidayatul Faizien Jadi Momentum Spiritual dan Sosial Umat

Jumat, 10 April 2026 - 18:25 WIB

Prestasi Gemilang, Tengku Abbad Ghani Murid TK IT Al Mashduqi Garut Sabet Juara 2 Tingkat Kecamatan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!