Perkuat Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa, Inspektorat Garut Selenggarakan Rakorwas

Kamis, 29 Desember 2022 - 16:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Rudy Gunawan, memberikan sambutan dalam acara Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah Tahun 2022 yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (29/12/2022). (Foto : Ilham Kautsar P & Deni Seftiana/Diskominfo Garut)

Bupati Garut, Rudy Gunawan, memberikan sambutan dalam acara Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah Tahun 2022 yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (29/12/2022). (Foto : Ilham Kautsar P & Deni Seftiana/Diskominfo Garut)

WARTA GARUT – Inspektorat Kabupaten Garut menggelar acara Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Daerah Tahun 2022, dengan agenda penguatan pengawasan terhadap masalah pengelolaan keuangan desa, di Ballroom Hotel Harmoni, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (29/12/2022). Rakorwas dibuka resmi oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan.

Dalam sambutannya bupati mengingatkan khususnya kepada para pejabat tinggi pratama, bahwa dalam pelaksanaan zona integritas itu jangan main-main, dan harus saling instrospeksi dari sisi organisasi masing-masing.

Ia mengungkapkan, jika Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2008, harus dikuasai, dilaksanakan, hingga dijadikan pedoman oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam rangka melaksanakan pemerintah di Kabupaten Garut pada khususnya.

Baca Juga :  SMK Muhammadiyah Garut Perkuat Ideologi Guru dan Staf lewat Pengajian Pembinaan

“Maka tujuannya jelas, satu adalah bagaimana kita membuat anggaran yang akuntabel, yang akuntabel itu melahirkan opini BPK terhadap laporan keuangan pemerintah daerah menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), kita pun ingin ada efektif dan efisien dalam pengelolaan anggaran, tujuannya adalah kita (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) SAKIP-nya menjadi A, anggaran itu efektif dan efisien. Tentu ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Garut dengan berbagai implikasi dari azas otonomi daerah, dari azas yang didesentralisasikan, dari azas yang diberikan kewenangan kepada daerah sebagai kewenangan konkuren, kita pun punya kewajiban pelayanan dasar, kita punya kewajiban SPM maka diperintahkan dalam penyusunan APBD kita efektif efisien menghasilkan SAKIP,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Sementara itu, Inspektur Daerah Kabupaten Garut, Toni Tisna Somantri, menuturkan kegiatan ini dihadiri oleh beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), asisten pemerintahan, 42 camat, hingga 41 ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan.

Ia mengungkapkan _output_ yang ingin dihasilkan dari rakor ini adalah adanya perbaikan tata kelola pemerintahan desa.

“Harapan kita harapannya ada semacam membangun kesepakatan antara kita aparat pengawas internal pemerintah, para camat, dan tentunya juga para kepala desa nantinya ya, biar dia paham tugas fungsi kita masing-masing itu berada di mana gitu, tapi pada intinya bahwa kita semua sebagai aparatur negara ya punya kewajiban membangun tata kelola pemerintahan yang baik,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat
Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?
Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut
Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi
Dr Saepulloh Pamit, Kepala MAN 1 Garut Ungkap Kesan 3 Tahun Kepemimpinan
Dr. Saepulloh Pamit, Ini Harapan untuk Kemenag Garut di Bawah Pimpinan Baru
Kekeringan Mulai Dipetakan, Camat Karangpawitan Sebut 3-4 Desa Berpotensi Terdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:03 WIB

9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi

Berita Terbaru