SMK Muhammadiyah Garut Bentuk Karakter Islami Lewat Pembiasaan Ibadah

- Jurnalis

Jumat, 7 November 2025 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMK Muhammadiyah Garut Bentuk Karakter Islami Lewat Pembiasaan Ibadah

SMK Muhammadiyah Garut Bentuk Karakter Islami Lewat Pembiasaan Ibadah

WARTAGARUT.COM – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai religius di lingkungan sekolah, SMK Muhammadiyah Garut terus membentuk karakter islami siswa melalui pembiasaan ibadah rutin, seperti salat Dhuha berjamaah dan kultum setiap Jumat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pendidikan karakter yang mengedepankan keseimbangan antara spiritualitas dan kompetensi kejuruan.

Kepala SMK Muhammadiyah Garut, Yan Yan Hermawan, S.Pd.I, menegaskan bahwa program pembiasaan ibadah adalah bagian dari strategi pendidikan karakter yang seimbang antara spiritualitas dan akademik.

“Kami ingin lulusan SMK Muhammadiyah Garut tidak hanya unggul di bidang kejuruan, tetapi juga berakhlak mulia. Salat Dhuha dan kultum ini menjadi cara kami menanamkan kesadaran bahwa kesuksesan dunia dan akhirat harus berjalan beriringan,” ujarnya.

Yan Yan menambahkan bahwa pihak sekolah berkomitmen menjaga kegiatan ini sebagai rutinitas wajib yang membentuk suasana sekolah islami.

“Kami berharap pembiasaan ini menumbuhkan keikhlasan, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab pada diri siswa. Itulah nilai utama dalam pendidikan Muhammadiyah,” tuturnya.

Kegiatan pada Jumat (7/11/2025) ini dipimpin oleh Umar, S.Pd.I, Guru PAI dan juga Ke- Muhammadiyah-an  menyampaikan tiga pesan penting Rasulullah SAW sebagai bekal moral dan spiritual bagi siswa.

Baca Juga :  20 Dosen Akuntansi Uniga Hadiri PRA X Internasional di Unpad

Dalam kultumnya, Umar menekankan tiga pesan singkat yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW.

“Pertama, ketika beribadah, lakukan seolah-olah itu ibadah terakhir. Kedua, jagalah lisan agar tidak menimbulkan penyesalan. Dan ketiga, gantungkan segala urusan hanya kepada Allah, sebagai bentuk tawakal,” ujarnya

Umar menjelaskan bahwa Salat Dhuha memiliki kedudukan istimewa dalam Islam, dan di SMK Muhammadiyah Garut kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan ibadah sunnah.

“Meskipun hanya dilaksanakan satu kali dalam seminggu di sekolah, harapannya siswa bisa membiasakan salat Dhuha juga di rumah. Inilah cara kami membangun karakter religius yang konsisten,” katanya.

Menurutnya, SMK Muhammadiyah Garut tidak hanya mengejar pendidikan kejuruan, tetapi juga pendidikan agama Islam dan ke-muhammadiyah-an sebagai pondasi moral siswa.

Karena itu, kegiatan seperti salat Dhuha berjamaah menjadi bagian dari program pembentukan akhlak mulia di sekolah.

Baca Juga :  Anggota Komisi V DPRD Jabar Aceng Malki, Dukung Komitmen Menko PM RI untuk Kesetaraan Disabilitas

Lebih lanjut, Umar menegaskan bahwa pembiasaan ibadah, khususnya salat Dhuha, berdampak langsung pada pembentukan karakter siswa.

“Orang yang terbiasa salat akan lebih mudah menjaga diri dari perbuatan keji dan mungkar. Itu sudah ditegaskan dalam Al-Qur’an,” jelasnya.

Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai Tiga T — Tertib Belajar, Tertib Beribadah, dan Tertib Berorganisasi — yang menjadi ciri khas pembinaan karakter di SMK Muhammadiyah Garut.

“Alhamdulillah, tertib belajar kita jalankan lewat disiplin akademik, tertib beribadah melalui salat wajib dan sunnah berjamaah, serta tertib berorganisasi lewat kegiatan Hizbul Wathan dan organisasi siswa,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari seluruh warga sekolah. Umar mengungkapkan bahwa sekitar 90 persen siswa dan hampir seluruh guru turut serta dalam pelaksanaan salat Dhuha berjamaah.

“Responnya luar biasa. Hampir semua siswa dan guru ikut, kecuali yang berhalangan. Ini bukti bahwa semangat ibadah di SMK Muhammadiyah Garut terus tumbuh,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Kemenag Jabar Lepas Enam Siswa Madrasah Aliyah Al-Mashduqi Garut ke Al Azhar Mesir
Terungkap! Garut Masuk 5 Besar Kasus Kekerasan, Ini Langkah Fatayat NU
700 Pohon Ditamam di Godog, Begini Pesan DLH Garut
Arini Nurwanti, Mahasiswi Uniga Borong 8 Medali Emas Arung Jeram PORPROV XV
20 Dosen Akuntansi Uniga Hadiri PRA X Internasional di Unpad
Peringatan Hari Guru Nasional 2025: Menguatkan Peran Guru sebagai Penuntun Peradaban
Ratusan Anak Padati FruitCity Citimall Garut, Lomba Tari Langsung Membludak
Pegadaian Syariah Perkuat Literasi Keuangan Anak Lewat Lomba Tari di Fruitcity Citimall Garut
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:23 WIB

Kemenag Jabar Lepas Enam Siswa Madrasah Aliyah Al-Mashduqi Garut ke Al Azhar Mesir

Senin, 1 Desember 2025 - 20:37 WIB

Terungkap! Garut Masuk 5 Besar Kasus Kekerasan, Ini Langkah Fatayat NU

Senin, 1 Desember 2025 - 10:04 WIB

700 Pohon Ditamam di Godog, Begini Pesan DLH Garut

Minggu, 30 November 2025 - 17:38 WIB

Arini Nurwanti, Mahasiswi Uniga Borong 8 Medali Emas Arung Jeram PORPROV XV

Minggu, 30 November 2025 - 15:46 WIB

20 Dosen Akuntansi Uniga Hadiri PRA X Internasional di Unpad

Berita Terbaru

error: Content is protected !!