YDHIG Laksanakan Kegiatan Peletakan Batu pertama Pembangunan Klinik, Pencanangan Duta dan Pelopor Gerakan Bersih dan Rapih dan Serah Terima SK Kemenbudristek

- Jurnalis

Rabu, 15 Maret 2023 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Umum Yayasan Arie Muhamad Rizali Taufiq saat menandatangani dalam pengukuhan duta dan pelopor Gerakan Bersih dan Rapih

Sekretaris Umum Yayasan Arie Muhamad Rizali Taufiq saat menandatangani dalam pengukuhan duta dan pelopor Gerakan Bersih dan Rapih

WARTA GARUT – Yayasan Dharma Husada Insani Garut (YDHIG) melaksanakan melaksanakan rangakaian kegiatan yakni, Peringatan Isra Mi’raj, Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1444 H, Pencanangan Duta dan Pelopor Gerakan Bersih dan Rapih, sekaligus Pelaksanaan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Klinik Utama Karsa Husada.

“Kami (Yayasan DHIG) dapat melaksanakan acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Klinik Utama Karsa Husada di Jln Proklamasi, yang dihadiri oleh Bapak Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, sebagai tanda dimulainya kegiatan pembangunan Klinik,”tuturnya Sekretaris Umum Yayasan Arie Muhamad Rizali Taufiq dalam sambutannya, Rabu (15/3/2023).

Ia menerangkan, Klinik Utama Karsa Husada adalah salah satu program unggulan dari Yayasan yang bertujuan sebagai pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Klinik utama Karsa Husada Garut juga sebagai sarana praktek para Mahasiswa utamanya Mahasiswa STIKes Karsa Husada Garut,” kata ketua pelaksana rangkaian kegiatan Yayasan Dharma Husada Insani Garut.

H Arie menerangkan, Pasca pelaksanaan peletakan batu pertama, kata dia, acara dilanjutkan dengan Peringatan Isra Mikraj, Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1444 H, Pencanangan Duta dan Pelopor Gerakan Bersih dan Rapih, Serah terima SK Kemenbudristek tentang Izin Operasional Program Studi baru di STIKes Karsa Husada Garut, yaitu Program Studi S1 Kebidanan dan Program Studi Profesi Kebidanan yang dilaksanakan di basement Kampus 2 STIKes Karsa Husada Garut.

“Kurang lebih 250 orang yang hadir secara luring/offline, dan diikuti kurang lebih 1.000 orang Mahasiswa STIKes KHG secara daring/online,”ujarnya.

Dalam acara ini, kata ia, dilaksanakannya pengukuhan duta dan pelopor Gerakan Bersih dan Rapih, yang ditandai dengan pembacaan petisi dari perwakilan Yayasan, Dosen, Tenaga Kependidikan, Satpam, Tenaga Kebersihan, Supir dan Mahasiswa.

“Gerakan kebersihan ini seharusnya tanpa diresmikan dalam suatu acara seperti ini sudah harus melekat pada masing-masing individu, Karena kita sebagai manusia muslim pasti tahu dan mengerti bahwa kebersihan itu sebagian dari iman,”ujarnya.

Tak hanya itu, kata Ia, Dalam acara itu juga akan dilaksanakan serah terima SK Kemenbudristek tentang Izin Operasional Program Studi baru di STIKes Karsa Husada Garut, yaitu Program Studi S1 Kebidanan dan Program Studi Profesi Kebidanan.

“Alhamdulillah saat kemarin pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru, ternyata sudah ada yang daftar 9 orang Mahasiswa baru untuk S1 Kebidanan yang diterima dari gelombang satu,”katanya

Berita Terkait

Rudy Gunawan Apresiasi Bupati Syakur Amin, Garut Raih Juara 1 Pengendalian Inflasi Nasional
PIP Juni 2026 Belum Cair? Ini Jadwal Termin 2 dan Cara Cek Penerima
Danantara Siapkan Patriot Bond, Menkeu Purbaya Bocorkan Insentif Investor
Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.015 Saat Mata Uang Asia Melemah
Jutaan UMKM Berpotensi Untung Lebih Besar, Aturan Baru Marketplace Segera Berlaku
Harga Emas Hari Ini Turun Rp15.000, Emas Antam Jadi Rp2,759 Juta per Gram
IHSG Hari Ini Ambles 1,55 Persen, 531 Saham Berakhir Merah
Dolar Hari Ini Sentuh Rp18.015, Rupiah Kembali Tertekan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:05 WIB

Rudy Gunawan Apresiasi Bupati Syakur Amin, Garut Raih Juara 1 Pengendalian Inflasi Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:07 WIB

PIP Juni 2026 Belum Cair? Ini Jadwal Termin 2 dan Cara Cek Penerima

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:43 WIB

Danantara Siapkan Patriot Bond, Menkeu Purbaya Bocorkan Insentif Investor

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:39 WIB

Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.015 Saat Mata Uang Asia Melemah

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:38 WIB

Jutaan UMKM Berpotensi Untung Lebih Besar, Aturan Baru Marketplace Segera Berlaku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!