107 Tahun Hizbul Wathan: Menjadi Pandu yang Bertumbuh, Utuh, dan Tangguh untuk Indonesia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

107 Tahun Hizbul Wathan Menjadi Pandu yang Bertumbuh, Utuh, dan Tangguh untuk Indonesia

107 Tahun Hizbul Wathan Menjadi Pandu yang Bertumbuh, Utuh, dan Tangguh untuk Indonesia

Lebih dari seabad yang lalu, di sepanjang jalanan Yogyakarta, K.H. Ahmad Dahlan tertegun melihat sekelompok pemuda Belanda dengan seragam rapi dan barisan yang teratur.

Dari kekaguman itulah lahir sebuah gagasan besar: menciptakan wadah pendidikan karakter bagi pemuda pribumi yang tidak hanya cakap secara fisik, tetapi juga teguh secara tauhid.

Hari ini, 107 tahun kemudian, Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) tetap berdiri tegak sebagai pilar pencetak pemimpin bangsa.

Menyambut Milad ke-107, tema “Bertumbuh, Utuh, dan Tangguh” diangkat sebagai refleksi atas perjalanan panjang sekaligus proyeksi masa depan organisasi.

 Meneladani Spirit Sang Panglima

Berbicara tentang Hizbul Wathan tidak mungkin melepaskan sosok Panglima Besar Jenderal Sudirman. Beliau adalah produk asli didikan HW yang membuktikan bahwa kepanduan adalah sekolah kepemimpinan yang nyata. Jenderal Sudirman pernah berpesan:

 “Sanggup mempertahankan pendiriannya, sanggup berkorban untuk kepentingan umum, dan tidak sekali-kali akan mundur karena rintangan apa pun”

Pesan ini menjadi ruh dari tema Milad tahun ini, mengingatkan setiap kader bahwa identitas HW adalah identitas pejuang yang tidak mengenal kata menyerah.

 1. Bertumbuh: Adaptasi di Era Disrupsi

Pertumbuhan adalah tanda kehidupan. Bagi HW, bertumbuh berarti tidak terjebak pada nostalgia kejayaan masa lalu. Di usia yang melampaui satu abad, HW dituntut untuk relevan dengan kebutuhan Generasi Z dan Alpha.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan

Bertumbuh di masa kini berarti mengintegrasikan nilai-nilai kepanduan dengan kecakapan abad ke-21. Kader HW harus mampu menguasai teknologi, berpikir kritis, dan memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan global.

Pertumbuhan ini harus bersifat inklusif, menyentuh seluruh lapisan qabilah dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, memastikan bahwa estafet kepemimpinan terus berjalan tanpa putus.

 2. Utuh: Harmoni antara Iman, Ilmu, dan Amal

Tema Utuh merujuk pada integritas seorang pandu. Dalam HW, tidak ada pemisahan antara kesalehan ritual dengan kesalehan sosial.

Seorang kader yang utuh adalah mereka yang lurus tauhidnya, namun juga luas ilmunya dan nyata pengabdiannya.

Keutuhan juga bermakna soliditas organisasi. Sebagai organisasi otonom Muhammadiyah, HW harus berjalan seiring seirama dengan visi persyarikatan.

Dalam dunia yang semakin terkotak-kotak oleh perbedaan, HW hadir sebagai pemersatu, merekatkan ukhuwah, dan menjaga kedaulatan NKRI dengan semangat Hubbul Wathan Minal Iman (Mencintai Tanah Air adalah Sebagian dari Iman).

 3. Tangguh: Karakter Baja di Tengah Badai 

Ketangguhan adalah ciri utama seorang Pandu HW. Sebagaimana janji pandu, seorang kader harus siap menghadapi kesukaran dengan hati yang gembira.

Baca Juga :  Hari Santri Nasional, Rektor UNIGA Irfan Nabhani Soroti Peran Santri dalam Membangun Bangsa

Tangguh berarti memiliki resiliensi (daya lenting) di tengah ketidakpastian zaman.

K.H. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah sekaligus pemrakarsa HW, pernah memberikan amanah yang sangat kuat:

 “Kasih sayang dan toleransi adalah kartu identitas Muslim. Kita harus tangguh dalam prinsip, namun lembut dalam cara”

Ketangguhan HW bukan hanya soal fisik yang kuat saat mendaki gunung atau menembus hutan, melainkan ketangguhan mental dalam menjaga moralitas bangsa. Di tengah gempuran dekadensi moral dan arus informasi yang tidak terbendung, kader HW harus menjadi filter dan teladan bagi lingkungan sekitarnya.

 Menyongsong Abad Kedua yang Lebih Gemilang

Milad ke-107 ini bukanlah sekadar seremoni tahunan dengan upacara dan perlombaan. Ini adalah momentum re-ideologisasi.

Saatnya setiap anggota Hizbul Wathan kembali menoleh ke belakang untuk mengambil api semangat para pendahulu, lalu menatap ke depan untuk menebarkan manfaat yang lebih luas.

Menjadi “Bertumbuh, Utuh, dan Tangguh” adalah panggilan sejarah. Hizbul Wathan harus tetap menjadi “Pembela Tanah Air” yang berdiri di garis depan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjaga marwah agama.

 Selamat Milad ke-107 Kepanduan Hizbul Wathan!

Teruslah bersinar sebagai pandu pemacu kemajuan, sanggup menolong, dan tabah hati.

Oleh: Toni Sukirno (Sekretaris Kwartir Daerah Garut)

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut
MAN 1 Garut Siapkan 348 Siswa Hadapi TKA 2026
Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan
Readhaton Masagi MTsN 1 Garut Hidupkan Budaya Literasi Siswa
Ketua PDM Garut Tekankan Dialog dan Amal Saleh dalam Pelantikan Kepala SMP Muhammadiyah
Ziarah Perdana Usai Pelantikan, BEST Al Mashduqi IIBS Garut Teladani Jejak Ulama di Momentum Hari Santri
Hari Santri Nasional 202026, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Hari Santri Nasional, Rektor UNIGA Irfan Nabhani Soroti Peran Santri dalam Membangun Bangsa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:51 WIB

MAN 1 Garut Siapkan 348 Siswa Hadapi TKA 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Readhaton Masagi MTsN 1 Garut Hidupkan Budaya Literasi Siswa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Ketua PDM Garut Tekankan Dialog dan Amal Saleh dalam Pelantikan Kepala SMP Muhammadiyah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Ziarah Perdana Usai Pelantikan, BEST Al Mashduqi IIBS Garut Teladani Jejak Ulama di Momentum Hari Santri

Berita Terbaru

Ucapan Sumpah Pemuda 2026

UCAPAN DAN TWIBBON

Ucapan Sumpah Pemuda 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 08:10 WIB

Plt Kepala MAN 1 Garut berfoto bersama siswi usai melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di ruang komputer MAN 1 Garut, Jalan Jend. Ahmad Yani Koropeak, Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Selasa (27/10/2026).

PENDIDIKAN

MAN 1 Garut Siapkan 348 Siswa Hadapi TKA 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:51 WIB

Ilustrasi Persebaya Surabaya menang 3-1 atas Madura United dalam Derbi Suramadu di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (26/10/2026).

Olahraga

Persebaya vs Madura United 3-1, Bajul Ijo Menang Dramatis

Senin, 26 Okt 2026 - 21:23 WIB