WARTAGARUT.COM— Bupati Garut Syakur Amin menyoroti capaian 60 hari pertamanya bersama Wakil Bupati Luthfianisa Putri Karlina dalam memimpin Kabupaten Garut periode 2025–2030.
“Alhamdulillah, kita sudah melampaui 60 hari pertama. Pasti ada dinamika, tapi kami sampaikan bahwa salah satu alasan masyarakat memilih kami adalah janji pembaharuan dan perbaikan,” ujar Bupati Garut Syakur Amin dalam apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin , 21 April 2025.
Syakur Amin menekankan bahwa pembaharuan tidak bisa hanya dilakukan oleh dirinya dan Putri Karlina sebagai kepala daerah.
Ia menegaskan, seluruh elemen masyarakat, terutama ASN, harus aktif berperan dalam transformasi menuju Garut yang lebih baik.
“Bapak Ibu nggak usah khawatir, karena kita juga bagian dari masyarakat,” tegasnya.
Dalam visinya, Bupati Garut Syakur Amin ingin menjadikan Garut sebagai tempat yang aman, nyaman, tentram, dan membahagiakan—bukan hanya bagi generasi sekarang, tetapi juga bagi anak cucu.
Ia menyampaikan bahwa visi besar itu akan diterjemahkan dalam bentuk aksi nyata.
“Kami tidak mungkin bisa merealisasikan semuanya dalam 60 hari. Tapi kami melihat ada perubahan yang cukup signifikan, terutama dari sikap para ASN. Respons cepat terhadap keluhan masyarakat adalah bukti gerak cepat (gercep) yang patut diapresiasi,” tambahnya.
Menjelang akhir amanatnya, Syakur mengisyaratkan akan ada promosi dan mutasi jabatan dalam waktu dekat.
Hal ini, menurutnya, penting agar tim kerja ke depan benar-benar satu visi dan sejalan dengan semangat pembaharuan.
“Selama 60 hari ini kami mengamati—melihat siapa Anda, seperti apa karakter dan komitmen Anda. Saya yakin, kami perlu membentuk kabinet yang sejalan dengan cara kami memandang visi dan rencana aksi,” tegas Syakur.***
Penulis : Soni Tarsoni













