Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tekankan RPJMD dan RKPD Harus Representatif dan Berbasis Data Valid

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tekankan RPJMD dan RKPD Harus Representatif dan Berbasis Data Valid (2)

Ketua DPRD Garut Aris Munandar Tekankan RPJMD dan RKPD Harus Representatif dan Berbasis Data Valid (2)

WARTAGARUT.COM – Dalam upaya memperkuat arah pembangunan daerah yang terencana dan partisipatif, Ketua DPRD Kabupaten Garut, Aris Munandar, menegaskan pentingnya penyusunan dokumen perencanaan yang akurat dan inklusif.

Hal tersebut disampaikannya dalam Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal RPJMD 2025-2029 dan Musrenbang RKPD 2026 yang digelar di Gedung Pendopo Garut, Jalan Kiansantang, Garut Kota, Senin (28/4/2025).

Dalam sambutannya, Aris menyampaikan bahwa RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) adalah arah pembangunan lima tahunan yang wajib disusun pemerintahan baru, sementara RKPD (Rencana Kerja Pemerintah Daerah) adalah penjabaran program dan anggaran tahunan daerah.

“RPJMD menjadi proyeksi besar arah pembangunan Garut lima tahun ke depan, dan RKPD adalah langkah-langkah nyata setiap tahunnya. Keduanya harus berangkat dari data yang valid, aspirasi masyarakat, serta menjawab tantangan riil di lapangan,” ujar Aris Munandar.

Ia menegaskan bahwa pelibatan publik melalui forum konsultasi dan Musrenbang adalah bentuk nyata penerapan prinsip partisipatif dan transparan dalam demokrasi lokal.

Menurutnya, pembangunan tak boleh elitis, melainkan hasil dari konsensus antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat.

“Kami di DPRD berkomitmen penuh menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami ingin pembangunan yang berkualitas, akuntabel, dan mensejahterakan,” tegasnya.

Aris berharap penyusunan RPJMD dan RKPD dapat menjawab isu-isu krusial seperti pengentasan kemiskinan, pengembangan potensi ekonomi daerah, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, dan penciptaan lapangan kerja.

Forum ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat sipil yang memberikan masukan untuk perencanaan pembangunan Kabupaten Garut lima tahun ke depan.

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Garut Ungkap Rata-rata Lama Sekolah di Garut Baru 7,86 Tahun
Ketua Umum PBNU Gus Yahya Kunjungi Al Musaddadiyah Garut, Teguhkan Sinergi Keulamaan dan Pendidikan Pesantren
May Day di Garut, Bupati Syakur Janji Evaluasi Formula Upah Buruh
Aplikasi Sagarut Disiapkan Jadi Jawaban Keluhan Warga
Bupati Garut: Dinsos Jadi Wajah Kehadiran Negara di Tengah Musibah
CSR Astra Bangun 85 Rumah Gratis bagi Petani Kopi di Pakenjeng dan Cikajang
Disdukcapil Garut Layani Adminduk Puluhan Warga Binaan di Lapas dan Rutan
Wakil Bupati Garut Dukung Lomba Kinerja RW Tarogong Kidul untuk Dekatkan Pelayanan ke Warga

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:35 WIB

Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Garut Ungkap Rata-rata Lama Sekolah di Garut Baru 7,86 Tahun

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:29 WIB

Ketua Umum PBNU Gus Yahya Kunjungi Al Musaddadiyah Garut, Teguhkan Sinergi Keulamaan dan Pendidikan Pesantren

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:42 WIB

May Day di Garut, Bupati Syakur Janji Evaluasi Formula Upah Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:05 WIB

Aplikasi Sagarut Disiapkan Jadi Jawaban Keluhan Warga

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:00 WIB

Bupati Garut: Dinsos Jadi Wajah Kehadiran Negara di Tengah Musibah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!