WARTAGARUT.COM – Program Studi D3 Kebidanan Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG) menjalani visitasi akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan sebagai upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan tenaga kesehatan, dengan menghadirkan tim asesor yang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek institusi.
Kegiatan visitasi tersebut berlangsung dengan agenda penilaian komprehensif, mulai dari kurikulum, kualitas sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga proses pembelajaran yang diterapkan di lingkungan kampus.
Rektor Institut Kesehatan Karsa Husada Garut, Dr. Iwan Wahyudi, S.Kep. Ners., M.Kep., menegaskan bahwa visitasi akreditasi ini menjadi momentum penting bagi institusi dalam memastikan standar pendidikan yang dijalankan tetap sesuai dengan kebutuhan dunia kesehatan.
“Visitasi ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan, khususnya dalam mencetak lulusan tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, dan berdaya saing,” ujar Iwan di Kampus II IKKHG, Kamis, (26/3/2026).
Selama proses visitasi, pihak institusi memaparkan berbagai capaian yang telah diraih, termasuk inovasi dalam sistem pembelajaran dan penguatan kualitas lulusan.
Selain itu, tim asesor juga melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas pendukung seperti laboratorium, ruang kelas, serta sarana penunjang lainnya.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan institusi dalam mendukung proses pembelajaran yang efektif dan berbasis praktik, yang menjadi salah satu kunci dalam pendidikan kebidanan.
Menurut Iwan, hasil dari visitasi ini diharapkan dapat memberikan evaluasi objektif sekaligus rekomendasi strategis untuk pengembangan institusi ke depan.
“Melalui visitasi ini, kami berharap memperoleh hasil akreditasi yang optimal sekaligus masukan yang konstruktif untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komitmen institusi dalam memberikan pendidikan kesehatan yang unggul dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Ini menjadi momentum penting bagi kami untuk terus berbenah dan memastikan layanan pendidikan kesehatan yang kami berikan benar-benar berkualitas,” pungkasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni

















