Bupati Garut Serius Tekan Kematian Ibu, Target 300 Akseptor MOW!

Sabtu, 13 September 2025 - 19:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Serius Tekan Kematian Ibu, Target 300 Akseptor MOW!

Bupati Garut Serius Tekan Kematian Ibu, Target 300 Akseptor MOW!

WARTAGARUT.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) di Klinik Bunda Alya, Jumat (12/9/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala DPPKBPPPA Garut, Yayan Waryana, beserta jajaran petugas lapangan dan kader KB.

Dalam kesempatan itu, Syakur Amin menegaskan pentingnya pengendalian jumlah penduduk sejak dini.

Menurutnya, anak harus lahir dalam kondisi ideal agar tumbuh sehat dan berkualitas.

“Pencegahan ini dilakukan bukan untuk membatasi, melainkan untuk melindungi. Dengan KB, kita berupaya menekan angka kematian ibu yang masih tinggi di Garut,” ujarnya.

Baca Juga :  Purbaya Diganti Suahasil Nazara, Ini Menteri Keuangan Indonesia Sekarang

Program KB MOW kali ini menyasar ibu berusia di atas 40 tahun yang memiliki risiko tinggi jika kembali hamil.

Bupati Syakur juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi secara mandiri, tanpa bergantung sepenuhnya pada pemerintah.

Kepala DPPKBPPPA Garut, Yayan Waryana, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi.

Target peserta pelayanan MOW kali ini mencapai 80 orang, sementara target tahunan ditetapkan sebanyak 300 akseptor—bahkan melampaui target provinsi.

“Ini salah satu strategi kami untuk menekan angka kematian ibu dan bayi di Garut,” kata Yayan.

Baca Juga :  MAN 1 Garut Raih Medali Perak dan Juara Tematik di Extranas 2026

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) Garut berada di angka 1,12 dan menempati peringkat ke-15 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Selain MOW, metode kontrasepsi seperti IUD dan implan masih banyak diminati masyarakat perkotaan.

Ke depan, DPPKBPPPA berencana menggelar pelayanan Metode Operasi Pria (MOP) pada November mendatang.

Yayan juga mengapresiasi peran aktif kader dan petugas KB yang mampu menjaring hingga mengantarkan calon akseptor ke layanan kesehatan.

Dukungan mereka dinilai penting untuk keberhasilan program KB di Garut.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Kemenag Garut Apresiasi Juara OMI dan PORSENI, Dorong Madrasah Mendunia
Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi
Purbaya Diganti Suahasil Nazara, Ini Menteri Keuangan Indonesia Sekarang
Amanda Rigby Jadi Sorotan, Ini Profil Amanda Lintang Larasati yang Dikaitkan dengan Andre Taulany
Kemenag Garut Perkuat Penyuluh Agama Hadapi Derasnya Informasi di Medsos
Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian
10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya
Kantor Baru KPU Garut Diresmikan, Bupati Tekankan Pemilu Profesional dan Berintegritas

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 07:00 WIB

Kepala Kemenag Garut Apresiasi Juara OMI dan PORSENI, Dorong Madrasah Mendunia

Selasa, 15 September 2026 - 10:40 WIB

Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi

Senin, 14 September 2026 - 21:29 WIB

Purbaya Diganti Suahasil Nazara, Ini Menteri Keuangan Indonesia Sekarang

Senin, 14 September 2026 - 20:57 WIB

Amanda Rigby Jadi Sorotan, Ini Profil Amanda Lintang Larasati yang Dikaitkan dengan Andre Taulany

Senin, 14 September 2026 - 08:48 WIB

Kemenag Garut Perkuat Penyuluh Agama Hadapi Derasnya Informasi di Medsos

Berita Terbaru

A. R. Nugraha, penulis artikel “Jadilah Guru Berkemajuan” tentang peran guru dalam pendidikan Islam.

KEAGAMAAN

JADILAH GURU BERKEMAJUAN

Jumat, 18 Sep 2026 - 15:30 WIB