WARTAGARUT.COM – Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembangunan infrastruktur yang berkeadilan sebagai kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Garut, Dedi Mulyadi, MH, saat membuka kegiatan Tebar Ikan – Tangkap Ikan – Bawa Pulang dalam rangka Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80 yang digelar di Cimaragas Blok Talangseng, Kelurahan Margawati, Garut Kota, Sabtu (6/12/2025).
Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi, menyoroti berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah, terutama pada sektor infrastruktur.
“Kita dihadapkan dengan berbagai masalah dan tantangan pembangunan, khususnya pembangunan infrastruktur untuk menunjang kesejahteraan masyarakat. Kondisi infrastruktur menjadi tolak ukur maju tidaknya suatu daerah,” ujarn Dedi Mulyadi.
Ia menegaskan bahwa penyelenggara pemerintahan harus bertanggung jawab dalam pelaksanaan pembangunan.
Karena itu, Pihaknya menimbau, seluruh aparatur pekerjaan umum diminta fokus mencurahkan tenaga dan pikirannya demi menghasilkan pembangunan berkualitas.
“Kami mengajak pekerjaan umum dan aparatur daerah untuk fokus mencurahkan tenaga dan pikiran pada pembangunan daerah yang berkualitas dan bermanfaat bagi pelaksanaan aspek kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” tambahnya.
Dedi Mulyadi, tidak menutup mata terhadap kondisi objektif saat ini. Keterbatasan anggaran dan meningkatnya kejadian bencana alam membuat upaya pembangunan semakin menantang.
“Meski kondisi keuangan negara terbatas dan iklim tidak stabil menyebabkan berbagai kejadian bencana yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur, kami tetap berharap pengabdian terbaik dari aparatur pekerjaan umum,” tegasnya.
Ia menekankan agar strategi perencanaan, penyusunan, hingga pelaksanaan pembangunan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, sosial, perekonomian, hingga penyelenggaraan pemerintahan.
Dedi menegaskan, pembangunan tidak mungkin dilakukan pemerintah seorang diri.
“Harapan tersebut tidak bisa dilaksanakan oleh pemerintahan saja, melainkan perlu adanya peran serta dan kolaborasi dari seluruh komponen, stakeholder, dan masyarakat.”
Ia mengajak masyarakat untuk membangun bersama dengan semangat Hari Bakti PU ke-80, yang mengusung tema “Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”
Dalam kesempatan itu, Dedi juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan alam.
“Kita lihat teatrikal tadi, bagaimana kita menyatu dengan alam. Jika kita memelihara alam, kita akan mendapatkan manfaatnya. Tapi jika kita abai, kerusakan akan kembali kepada kita. Ini bentuk penyadaran,” jelasnya.
Dedi berharap rangkaian peringatan Hari Bakti PU ke-80 menjadi momentum meningkatkan kualitas pembangunan di Kabupaten Garut.
“Dengan kerja bersama dan kolaborasi, kita bisa melakukan pembangunan yang baik di Kabupaten Garut,” pungkasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni










