Kemenkominfo dan Pemprov Jawa Barat Gelar Workshop Pengembangan Desa Digital

- Jurnalis

Kamis, 9 Maret 2023 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Workshop Prototype Pengembangan Desa Digital yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (932023).

Pelaksanaan Workshop Prototype Pengembangan Desa Digital yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (932023).

WARTA GARUT – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengadakan Workshop Prototyping Pengembangan Desa Digital di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut pada Kamis, 9 Maret 2023.

Acara ini dihadiri oleh 30 peserta dari Workshop Sertifikasi Mikrotik dari Kabupaten Garut, Subang, dan Tasikmalaya, serta 45 peserta dari Workshop Sertifikasi Wiraswasta Digital, yang merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Garut dan Subang.

Arifin Saleh Lubis, Kepala Biro Perencanaan Kemenkominfo, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah kelanjutan dari kegiatan sebelumnya. Dia mengungkapkan bahwa pada workshop sebelumnya, peserta diajarkan tentang teori dasar, sedangkan pada workshop ini, mereka diberikan pembelajaran kapasitas, termasuk pelatihan tentang cara mengatur router atau Wi-Fi.

“Pada pelatihan sebelumnya, kami memberikan pelatihan tentang teori dasar. Sekarang, mereka akan menerima pelatihan tentang cara mengatur perangkat, dan yang terakhir adalah ujian. Jadi ujian akan dalam bahasa Inggris, dan mudah-mudahan, itu akan menjadi bahasa Inggris yang sederhana, dan mereka akan menerima sertifikat internasional,” kata Arifin.

Baca Juga :  Zakat Fitrah Garut 2026 Resmi Ditetapkan Rp40.500, Ini Keputusan Lengkap BAZNAS

Arifin berharap bahwa dengan workshop ini, peserta dapat bersatu untuk membangun desa atau kecamatan mereka. Selain itu, pelatihan ini juga dapat menjadi persiapan untuk bekerja di luar negeri dengan memperoleh keterampilan baru.

“Juga, ada permintaan pelatihan dari instansi pemerintah dan ahli, termasuk pelatihan dari kami,” lanjutnya.

Selain Workshop Sertifikasi Mikrotik, Workshop Wiraswasta Digital juga dilaksanakan dalam acara ini, yang memberikan pemahaman tentang cara memetakan dan menganalisis pasar dalam pemasaran digital.

“Kemudian, pada batch kedua, kami akan melakukan program kewirausahaan tahun depan, yang akan mencakup topik seperti perhitungan konsumen,” katanya.

Selama acara, peserta juga diajarkan bahwa produk harus sesuai dengan barang yang diberikan, untuk menghindari tindakan penipuan. Oleh karena itu, pelatihan yang disediakan oleh Kemenkominfo adalah paket yang mencakup infrastruktur dan penggunaannya.

Baca Juga :  Kepala Kemenag Garut: Rakerda Penentu Keberhasilan Program 2026

“Kami berharap dapat membidik ekonomi, yang berarti bahwa kami akan memberikan pelatihan untuk UMKM untuk meningkatkan produksi mereka, dan kami akan meminta Corporate Social Responsibility (CSR) dari teman-teman kami, biro kami, dan CSR, baik dari perusahaan milik negara atau swasta, untuk menyediakan produk atau peralatan agar kualitas dan pemasarannya bagus,” tambahnya.

Terakhir, Arifin menjelaskan bahwa peserta yang ditargetkan dalam kegiatan ini terkait dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kepala desa atau pejabat pemerintah desa, dan masyarakat umum.

“Jadi, Pemikiran saya adalah menempatkan Wi-Fi di UMKM, di situs produksi mereka. Ketika mereka mendapatkan pesanan, mereka akan pulang, dan jika mereka tidak memiliki internet di rumah, semoga mereka akan berusaha dan membangun infrastruktur internet mereka sendiri. Oleh karena itu, distribusi internet akan menjadi lebih luas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Rapid Home Tawarkan Internet 33 Mbps Rp165 Ribu di Garut, Tanpa Biaya Tambahan
Rapid Home Ekspansi ke Garut, Target 10.000 Rumah dan Gandeng HIMPAUDI di Grand Opening
Zakat Fitrah Garut 2026 Resmi Ditetapkan Rp40.500, Ini Keputusan Lengkap BAZNAS
Baznas Garut Targetkan Rp17 Miliar Zakat 2026, Baru 40 Persen ASN Berkontribusi
Spesial HJG Ke-213! Pasang Air PDAM di Garut Cuma Rp500 Ribu
Kantor Imigrasi Garut Resmi Beroperasi, Warga Kini Urus Paspor Lebih Mudah
PHRI Garut Berganti Nahkoda, Bupati Syakur Amin Titip Misi Besar Pariwisata
RAT 2025 KP-RI Sasakadana Garut: Pendapatan Tembus 116 Persen, Aset Rp12 Miliar
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:09 WIB

Rapid Home Tawarkan Internet 33 Mbps Rp165 Ribu di Garut, Tanpa Biaya Tambahan

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:25 WIB

Rapid Home Ekspansi ke Garut, Target 10.000 Rumah dan Gandeng HIMPAUDI di Grand Opening

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:14 WIB

Zakat Fitrah Garut 2026 Resmi Ditetapkan Rp40.500, Ini Keputusan Lengkap BAZNAS

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:37 WIB

Baznas Garut Targetkan Rp17 Miliar Zakat 2026, Baru 40 Persen ASN Berkontribusi

Senin, 2 Februari 2026 - 16:34 WIB

Spesial HJG Ke-213! Pasang Air PDAM di Garut Cuma Rp500 Ribu

Berita Terbaru

error: Content is protected !!