Penghargaan WBK 2024 untuk Disdukcapil Garut, Bukti Inovasi Pelayanan Publik yang Bersih dan Transparan

- Jurnalis

Kamis, 12 Desember 2024 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penghargaan WBK 2024 untuk Disdukcapil Garut, Bukti Inovasi Pelayanan Publik yang Bersih dan Transparan

Penghargaan WBK 2024 untuk Disdukcapil Garut, Bukti Inovasi Pelayanan Publik yang Bersih dan Transparan

WARTAGARUT.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut menerima penghargaan sebagai unit kerja berpredikat menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN RB) Republik Indonesia, Rini Widyanti. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Penganugerahan Zona Integritas yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Rabu (11/12/2024).

Kepala Disdukcapil Kabupaten Garut, Natsir Alwi, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.

Menurutnya, penghargaan ini merupakan bukti pengakuan terhadap komitmen Disdukcapil Garut dalam memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Natsir dalam keterangannya, Kamis (12/12/2024).

Upaya Mewujudkan WBK

Baca Juga :  Revitalisasi 156 Sekolah di Garut, Kasi PAIS Kemenag Garut: Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Penguatan Karakter

Natsir menjelaskan bahwa penghargaan WBK ini merupakan hasil dari berbagai inovasi dan reformasi yang dilakukan oleh Disdukcapil Garut.

Di antaranya adalah implementasi pelayanan berbasis digital, transparansi pelayanan publik, penguatan integritas pegawai, penyediaan sarana pengaduan masyarakat, inovasi layanan proaktif dan humanis, serta monitoring dan evaluasi secara berkala.

Penilaian WBK dilakukan melalui proses yang ketat. Dimulai dari pembangunan Zona Integritas (ZI) dengan mematuhi enam area perubahan, evaluasi internal, verifikasi dan observasi lapangan oleh tim eksternal, hingga tahapan akhir yakni pengumuman penganugerahan oleh Kemen PAN RB.

Namun, proses tersebut bukan tanpa tantangan. Natsir menyebutkan kendala seperti perubahan mindset dan budaya kerja, resistensi terhadap perubahan, serta keterbatasan infrastruktur dan teknologi menjadi tantangan yang harus dihadapi.

Baca Juga :  Ketua DPRD Garut Tekankan Integritas PNS Usai Pelantikan Jabatan

Mendorong Kepercayaan Publik

Natsir menekankan bahwa penghargaan ini meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik di Disdukcapil Garut.

“Dengan predikat WBK, masyarakat dapat lebih yakin bahwa layanan kami bebas dari pungutan liar atau praktik korupsi. Ini juga mendorong kami untuk terus menciptakan inovasi pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan,” ujarnya.

Disdukcapil Garut kini menargetkan predikat Menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) melalui peningkatan inovasi berbasis teknologi, seperti pengembangan aplikasi layanan daring, serta melibatkan masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik melalui survei kepuasan dan dialog terbuka.

“Kami percaya, penghargaan ini bukanlah akhir, tetapi awal dari perjalanan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat Garut,” tandasnya.

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

401 Sertifikat Dibagikan, Bupati Garut Buka Fakta Masih Ada 700 Aset Negara Belum Aman
Bahlil Blak-blakan soal Isu ‘Turun Menteri’ hingga Kuota BBM: Negara Tak Bisa Digertak
PDAM Tirta Intan Garut Targetkan Perluasan Layanan, Putri Karlina Tekankan Akses Mudah dan Cepat
Di Hadapan KNPI Garut, Bupati Bicara Pertumbuhan Ekonomi 10 Persen dan Masa Depan Desa
Kemenag Garut Nilai Pelantikan MUI Perkuat Harmoni dan Transformasi Dakwah
Revitalisasi 156 Sekolah di Garut, Kasi PAIS Kemenag Garut: Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Penguatan Karakter
Bupati Garut Ungkap Fakta Dampak Putus Sekolah: Nikah Dini hingga Masalah Sosial
133,9 Miliar untuk Revitalisasi Sekolah Garut, Menteri Abdul Mu’ti: Ini Arahan Presiden Prabowo
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:02 WIB

401 Sertifikat Dibagikan, Bupati Garut Buka Fakta Masih Ada 700 Aset Negara Belum Aman

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:24 WIB

Bahlil Blak-blakan soal Isu ‘Turun Menteri’ hingga Kuota BBM: Negara Tak Bisa Digertak

Senin, 12 Januari 2026 - 15:10 WIB

PDAM Tirta Intan Garut Targetkan Perluasan Layanan, Putri Karlina Tekankan Akses Mudah dan Cepat

Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:13 WIB

Di Hadapan KNPI Garut, Bupati Bicara Pertumbuhan Ekonomi 10 Persen dan Masa Depan Desa

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:50 WIB

Kemenag Garut Nilai Pelantikan MUI Perkuat Harmoni dan Transformasi Dakwah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!