Perhutani dan PT Mandiri Lakukan Monev  Perpanjangan PKS Wisata Kamodjan Fillage di Garut

- Jurnalis

Senin, 20 Februari 2023 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WARTA GARUT – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Garut bersama PT. Mandiri Wisata Garut lakukan Monitoring dan Evakuasi terkait untuk Perpanjangan Penandatanganan Kerja sama (PKS) Wisata Kamodjan Fillage yang berlokasi di Petak 24 Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Leles, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tarogong, bertempat di Sukakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut. Senin (20/02/2023)

Hadir dalam Monev tersebut Administratur KPH Garut Nugraha, Kepala Seksi (Kasi) Perencenaan Pengembangan Bisnis Agus Kurnia, Kasi Keuangan KPH Garut Kosasih, Kasi PSDH dan KP Eva, Kepala Sub Seksi (Kss) Wisata Kusnaedi, beserta Jajaran, PT Mandiri Wista Garut Banyu.

Dalam kesempatan tersebut Nugraha Menyampaikan sebelum melangkah ke PKS alangkah baiknya kita lakukan dulu Monitoring Evakuasi terkait perjanjian-perjanjian tindak lanjut dari PKS sebelumnya dan sesuai aturan sebelum dilakukan perpanjangan.

“Saya bersama tim Monev KPH Garut berharap Pembahasan PKS ini dapat berjalan sesuai dengan rencana dan aturan yang berlaku, sehingga kedepannya bisa menghasilkan suatu musyawarah yang bermanfaat baik untuk Perhutani maupun PT. Mandiri Wisata Garut,” ujarnya

Sementara itu Banyu selaku pengelola Wisata Kamodjan Fillage mengatakan siap mengikuti aturan-aturan yang berlaku yang sudah ditetapkan Perhutani kepada kami.

“Semoga dalam musyawarah terkait perpanjangan PKS ini mudah-mudahan ada kesepakatan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak dangan ketentuan Hukum yang Legal,” pungkas Banyu.

 

Berita Terkait

Rudy Gunawan Apresiasi Bupati Syakur Amin, Garut Raih Juara 1 Pengendalian Inflasi Nasional
PIP Juni 2026 Belum Cair? Ini Jadwal Termin 2 dan Cara Cek Penerima
Danantara Siapkan Patriot Bond, Menkeu Purbaya Bocorkan Insentif Investor
Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.015 Saat Mata Uang Asia Melemah
Jutaan UMKM Berpotensi Untung Lebih Besar, Aturan Baru Marketplace Segera Berlaku
Harga Emas Hari Ini Turun Rp15.000, Emas Antam Jadi Rp2,759 Juta per Gram
IHSG Hari Ini Ambles 1,55 Persen, 531 Saham Berakhir Merah
Dolar Hari Ini Sentuh Rp18.015, Rupiah Kembali Tertekan

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:05 WIB

Rudy Gunawan Apresiasi Bupati Syakur Amin, Garut Raih Juara 1 Pengendalian Inflasi Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:07 WIB

PIP Juni 2026 Belum Cair? Ini Jadwal Termin 2 dan Cara Cek Penerima

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:43 WIB

Danantara Siapkan Patriot Bond, Menkeu Purbaya Bocorkan Insentif Investor

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:39 WIB

Rupiah Menguat Tipis ke Rp18.015 Saat Mata Uang Asia Melemah

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:38 WIB

Jutaan UMKM Berpotensi Untung Lebih Besar, Aturan Baru Marketplace Segera Berlaku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!