Uniga dan ITB Lakukan Penjajakan Kerja Sama Strategis dalam Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi di Garut

Sabtu, 15 Februari 2025 - 19:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Uniga dan ITB Jalin Kerja Sama Strategis dalam Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi di Garut

Uniga dan ITB Jalin Kerja Sama Strategis dalam Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi di Garut

WARTAGARUT.COM – Universitas Garut (Uniga) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) melakukan penjajakan kerja sama strategis dalam bidang pengabdian masyarakat.

Rektor Uniga, Dr. Irfan Nabhani, SE., MT, didampingi Wk. Rektor II Prof. Dr., Dr., Nizar Alam Hamdani, SE., M.M., Wk. Rektor III Iman Saifullah, S.Pd.I., M.Pd.I, Wk. Rektor IV Prof Dr. Hilmi Aulawi, ST., MT. Dir Pascasarjana Dr. Gugun Geusan Akbar, M.Si, Wadir Pascasarjana Dr. Aceng Ulumudin, M.Si. s, melakukan kunjungan ke ITB untuk membahas berbagai peluang kolaborasi yang difokuskan pada pembangunan masyarakat Garut melalui penerapan teknologi tepat guna.

Kunjungan ini diterima langsung oleh Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, MT, didampingi beberapa jajaran pimpinan ITB.

Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas program pengabdian masyarakat yang akan dijalankan dengan pendekatan community development berbasis teknologi dan inovasi.

Kolaborasi Teknologi dan Kearifan Lokal

Sebagai satu-satunya universitas di Kabupaten Garut, Uniga memiliki hubungan erat dengan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Kepala Kesbangpol Garut Soroti PIDNAS IMM, Kader Disiapkan Jadi Instruktur

Sementara itu, ITB dikenal sebagai institusi yang unggul dalam inovasi teknologi.

Kombinasi ini diharapkan dapat menciptakan solusi efektif dalam mengatasi berbagai permasalahan daerah.

“Kami ingin menciptakan nilai tambah bagi hasil bumi dan sumber daya alam di Garut melalui penerapan teknologi dan inovasi yang tepat guna,” ujar Dr. Irfan Nabhani, dalam keterangann resminya kepada WartaGarut.com pada Jumat, 14 Februari 2025.

Beberapa fokus utama kerja sama ini antara lain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penanganan masalah lingkungan, hingga pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Salah satu proyek yang disepakati adalah penerapan teknologi ramah lingkungan dalam budidaya ikan nila dan lobster, yang disesuaikan dengan kondisi geografis dan demografis Garut.

Model Pengabdian Masyarakat Berbasis Teknologi

Selain itu, berbagai program lain juga akan dikembangkan, seperti KKN tematik kolaboratif yang melibatkan mahasiswa Uniga dan ITB untuk mengidentifikasi serta menyelesaikan permasalahan masyarakat.

Program peningkatan kapasitas tenaga pendidik juga menjadi perhatian, guna menghasilkan siswa berkualitas yang mampu bersaing di dunia pendidikan dan industri.

Baca Juga :  Gagal Bendung Gol Cepat Menit Ke-6, Begini Jalannya Laga dan Skor Timnas Indonesia Vs Vietnam

“ITB memiliki pengalaman dalam membina daerah lain, dan kami ingin mengadopsi model tersebut di Garut guna meningkatkan kualitas pendidikan serta kesejahteraan masyarakat,” ungkap Prof. Dr. Tatacipta Dirgantara.

Beberapa program berbasis teknologi yang telah diterapkan ITB di daerah lain juga akan direplikasi di Garut, termasuk solusi penyediaan air bersih, energi terbarukan, dan pengelolaan limbah.

Peningkatan kapasitas pengrajin bambu di Kecamatan Selaawi juga menjadi salah satu program unggulan yang akan dikembangkan bersama.

Agenda Lanjutan dan Peran Pemerintah Daerah

Untuk memastikan implementasi yang optimal, kedua institusi sepakat untuk mengadakan diskusi lebih lanjut pada Maret 2025.

Pertemuan mendatang akan melibatkan Pemerintah Daerah Garut sebagai mitra utama dalam mendukung keberlanjutan program kerja sama ini.

Dengan sinergi antara Uniga dan ITB, diharapkan berbagai permasalahan sosial dan lingkungan di Garut dapat diatasi melalui penerapan teknologi inovatif yang berbasis pada kebutuhan masyarakat lokal.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kunjungan Industri MAN 1 Garut, Ini 3 Perusahaan Bekasi yang Dikunjungi
ILUNI ONE GARUT Kumpulkan 65 Labu Darah, Ini Peran Nyata Alumni SMPN 1 Garut
Pendirian FKG IKKHG Diperkuat UNJANI, Ini Langkah Berikutnya
MAN 1 Garut Gelar Cek Kesehatan dan Donor Darah, Ini Hasilnya
Kepala Kesbangpol Garut Soroti PIDNAS IMM, Kader Disiapkan Jadi Instruktur
PIDNAS IMM Garut, Ketua PDM Garut Sebut RTL Lebih Penting dari Pelatihan
KKN UNIGA 2026 Libatkan 1.342 Mahasiswa, Fokus Pemberdayaan Masyarakat
Jam Masuk Sekolah Garut Resmi Berlaku, Kenapa Tidak Semua Sekolah Masuk Pukul 06.30?

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Kunjungan Industri MAN 1 Garut, Ini 3 Perusahaan Bekasi yang Dikunjungi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:33 WIB

ILUNI ONE GARUT Kumpulkan 65 Labu Darah, Ini Peran Nyata Alumni SMPN 1 Garut

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Pendirian FKG IKKHG Diperkuat UNJANI, Ini Langkah Berikutnya

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:50 WIB

MAN 1 Garut Gelar Cek Kesehatan dan Donor Darah, Ini Hasilnya

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Kepala Kesbangpol Garut Soroti PIDNAS IMM, Kader Disiapkan Jadi Instruktur

Berita Terbaru

Rektor UNJANI Prof. Dr. Agus Subagyo dan Rektor IKKHG Dr. Iwan Wahyudi didampingi Pembina dan Ketua YGHIG dalam pendampingan pendirian FKG IKKHG, Jumat (7/8/2026).

Perguruan Tinggi

Pendirian FKG IKKHG Diperkuat UNJANI, Ini Langkah Berikutnya

Minggu, 9 Agu 2026 - 12:47 WIB