Wabup Garut Dorong Organisasi Profesi hinga Perusahaan Swasta Bangun RSIA di Daerahnya*

- Jurnalis

Sabtu, 21 Januari 2023 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, memberikan arahan dalam acara Rapat Rencana Kerja IBI Cabang Kabupaten Garut Tahun 2023, di RM Pujasega, Jalan Oto Iskandar Di Nata, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jum'at (20/1/2023). (Foto : Yogi Budiman/Diskominfo Garut).

Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, memberikan arahan dalam acara Rapat Rencana Kerja IBI Cabang Kabupaten Garut Tahun 2023, di RM Pujasega, Jalan Oto Iskandar Di Nata, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jum'at (20/1/2023). (Foto : Yogi Budiman/Diskominfo Garut).

WARTA GARUT– Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Garut tahun 2022 terjadi 59 kasus, mengalami penurunan sekitar 47.52% dibandingkan dengan tahun 2021 yaitu di angka 112 kasus. Sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB) di Tahun 2022 terjadi di 302 kasus dan mengalami kenaikan 25 % dibandingkan dengan Tahun 2021 dengan angka 225 kasus.

Wakil Bupati (Wabup) Garut, dr. Helmi Budiman, mengungkapkan, permasalahan Angka Kematian Ibu/Angka Kematian Bayi (AKI/AKB) saat ini masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) yang harus segera diatasi.

Wabup menyebutkan, berdasarkan hasil kajian terakhir, untuk mengatasi AKI/AKB ini diperlukan partisipasi dari segenap masyarakat secara utuh serta tersedianya rumah sakit ibu anak (RSIA) di Kabupaten Garut.

“(RSIA) ini sebenarnya sedang jalankan, contoh misalkan Rumah Sakit Malangbong nah ini lebih fokus diarahkan ke situ (Ibu dan Anak). Nah untuk Rumah Sakit Umum (dr. Slamet) juga kita arahkan untuk membangun atau memperbaiki, (khususnya) memperbaiki UGD lama sehingga bisa dipergunakan untuk peningkatan pelayanan terhadap penyakit ibu anak,” katanya dalam keterangan seusai menghadiri acara Rapat Rencana Kerja Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Garut Tahun 2023, di Rumah Makan (RM) Pujasega, Jalan Oto Iskandar Di Nata, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jum’at (20/1/2023).

Baca Juga :  Bawaslu Gandeng SMK Muhammadiyah Garut, Edukasi Pemilih Pemula Lewat Program BERSIGAP

Atas hal tersebut, Wabup Garut mendorong kepada organisasi profesi yang ada di Kabupaten Garut ataupun pihak swasta untuk mendirikan RSIA di Kabupaten Garut.

“Memang saya sampaikan bahwa Rumah Sakit Ibu Anak di Garut itu nggak ada, saya tantang organisasi profesi kesehatan apapun profesi yang lain silakan membuat Rumah Sakit Ibu Anak, rumah sakit khusus ibu anak. Nah ini dari swasta kami juga mohon partisipasinya. Di Tasik, Bandung banyak sekali Rumah Sakit Ibu Anak itu, belum punya kita rumah sakit ibu anak, baik pemerintah ataupun swasta, kalau pemerintahkankan _rigid_ ya, (sedangkan) swasta lebih berpeluang dan kami sangat terbuka, bahkan kami bisa bantu di regulasi,” ungkapnya

Baca Juga :  Legislator Nasdem Diah Kurniasari Nilai Harmoni Ramadhan Gagasan Agustine Merdekawati Perkuat Toleransi di Garut

Apalagi, imbuh dr. Helmi, Kabupaten Garut merupakan daerah yang luas dengan penduduk yang banyak, sedangkan jumlah pelayanan kesehatan masih sedikit.

“Banyak lokasi yang strategis itu ya, daerah utara misalkan (di) Kadungora-Leles daerah situ, atau daerah Bayongbong-Cisurupan itu, banyak (lokasi strategis untuk membangun RSIA), Garut inikan luas, penduduknya banyak, (sedangkan) jumlah pelayanan kesehatan masih sedikit,” ucap Wabup Garut.

Sementara itu, berkaitan dengan Rapat Renja IBI Cabang Kabupaten Garut Tahun 2023, pihaknya mengapresiasi IBI yang selalu membantu program-program Pemkab Garut.

“Jadi memang ini apresiasi kepada IBI selama ini sudah sangat membantu program-progam pemerintah, terutama kemarin ketika Covid-19, ketika imunisasi IBI ini kan menjadi ujung tombak untuk vaksinasi Covid-19 ini, kita ada apresiasi (untuk IBI),” tandasnya.

Berita Terkait

Kabar Baik! RS Medina Hadirkan Isolasi Anak dan Ambulans Baru untuk Pasien Jantung BPJS
200 Ribu BPJS PBI Dinonaktifkan, RS Medina Siapkan Layanan Darurat
Rudy Gunawan Dorong Perbaikan Data PBI BPJS Dipercepat, Warga Garut Diminta Tak Panik
HGN 2026, Kepala Dinkes Garut Ajak Masyarakat Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal
Anggota Komisi V DPRD Jabar Aceng Malki, Dorong Penguatan Layanan Paru Usai Klinik Rotinsulu Diresmikan
Anggota Komisi V DPRD Jabar, Ceng Malki Dorong Sinergi Lintas Sektor Percepat Penanganan TBC
Pesan Tegas Wabup Garut Putri Karlina ke Direktur RSUD Baru: Perbaiki Layanan dengan Sentuhan Perempuan!
RS Medina Garut Tambah 50 Tempat Tidur dan CT Scan Baru, Ini Penjelasan H. Rudy Gunawan!
Berita ini 488 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 06:34 WIB

Kabar Baik! RS Medina Hadirkan Isolasi Anak dan Ambulans Baru untuk Pasien Jantung BPJS

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:25 WIB

200 Ribu BPJS PBI Dinonaktifkan, RS Medina Siapkan Layanan Darurat

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:09 WIB

Rudy Gunawan Dorong Perbaikan Data PBI BPJS Dipercepat, Warga Garut Diminta Tak Panik

Senin, 26 Januari 2026 - 17:53 WIB

HGN 2026, Kepala Dinkes Garut Ajak Masyarakat Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal

Jumat, 5 Desember 2025 - 07:59 WIB

Anggota Komisi V DPRD Jabar Aceng Malki, Dorong Penguatan Layanan Paru Usai Klinik Rotinsulu Diresmikan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!