Wabup Putri Karlina Ingatkan Warga Garut: Waspadai Pungli Saat Penerimaan Murid Baru, Ini Imbauannya!

Selasa, 8 Juli 2025 - 15:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Putri Karlina Ingatkan Warga Garut: Waspadai Pungli Saat Penerimaan Murid Baru, Ini Imbauannya!

Wabup Putri Karlina Ingatkan Warga Garut: Waspadai Pungli Saat Penerimaan Murid Baru, Ini Imbauannya!

WARTAGARUT.COM – Wakil Bupati Garut, drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, M.BA, kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan dunia pendidikan yang bersih dan bebas dari pungutan liar (pungli).

Dalam imbauannya, Teh Putri Karlina—sapaan akrabnya—mengajak masyarakat untuk mewaspadai praktik pungli yang kerap terjadi dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di berbagai jenjang pendidikan.

Menurut Teh Putri, SPMB seharusnya menjadi proses yang transparan, adil, dan akuntabel, namun faktanya masih terdapat oknum yang memanfaatkan momen ini untuk melakukan pungutan tak resmi kepada calon siswa maupun orang tua.

“Saya sangat menyayangkan jika masih ada oknum yang mengambil keuntungan pribadi dari proses penerimaan murid baru. Pungli ini tidak hanya merugikan secara finansial, tapi juga mencederai integritas dunia pendidikan,” ujar Teh Putri Karlina dalam keterangan resminya, Senin (07/07/2025).

Baca Juga :  Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pungli merupakan tindakan melawan hukum, sebagaimana diatur dalam UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pemerintah Kabupaten Garut membuka kanal pengaduan melalui WhatsApp di nomor +62 881-7749-110, sebagai sarana pelaporan bagi masyarakat yang menjadi korban atau mengetahui adanya praktik pungli di sekolah maupun kampus.

Teh Putri memastikan bahwa identitas pelapor akan dirahasiakan, serta mendorong masyarakat untuk menyertakan bukti berupa tangkapan layar, rekaman, atau dokumen pendukung lainnya.

Baca Juga :  Polres Garut Periksa 7 Terduga Pelaku Bullying Pelajar di Sukawening

“Kami ingin menjaga integritas pendidikan di Garut. Proses masuk sekolah harus bebas dari tekanan biaya ilegal dan dijalankan dengan nilai kejujuran,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh sekolah, panitia SPMB, dan lembaga pendidikan untuk menghindari praktik transaksional yang tidak memiliki dasar hukum yang jelas, serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan ini merupakan bagian dari langkah nyata Pemerintah Kabupaten Garut dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas, khususnya di sektor pendidikan yang menjadi pondasi masa depan generasi muda.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian
10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya
Kantor Baru KPU Garut Diresmikan, Bupati Tekankan Pemilu Profesional dan Berintegritas
9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat
Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?
Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut
Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:00 WIB

Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian

Jumat, 4 September 2026 - 18:47 WIB

10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya

Rabu, 2 September 2026 - 20:54 WIB

Kantor Baru KPU Garut Diresmikan, Bupati Tekankan Pemilu Profesional dan Berintegritas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:03 WIB

9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?

Berita Terbaru