WARTAGARUT.COM – Workshop PPK Ormawa 2026 digelar di kampus Institut Pendidikan Indonesia Garut, Jalan Pahlawan No 32, Kelurahan Sukagalih, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (26/2/2026), sebagai upaya memperkuat kapasitas dan potensi mahasiswa dalam mengembangkan organisasi yang inovatif dan berdampak bagi kampus serta masyarakat.
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Bagian Kemahasiswaan IPI Garut, Rivan Syahrul Falah, M.Pd, yang menegaskan pentingnya peran organisasi mahasiswa (ormawa) sebagai motor penggerak perubahan di lingkungan kampus.
“Workshop PPK Ormawa 2026 ini menjadi ruang penguatan potensi dan kapasitas mahasiswa. Kami ingin ormawa tidak hanya aktif secara administratif, tetapi juga mampu menghadirkan program yang inovatif dan berdampak nyata,” ujar Rivan saat membuka kegiatan.
Ia menjelaskan, penguatan kapasitas organisasi menjadi kunci agar mahasiswa mampu merancang program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, ormawa harus berani keluar dari pola kegiatan seremonial dan mulai berorientasi pada solusi.
“Mahasiswa harus belajar, berproses, dan berkontribusi lebih luas. Saatnya ormawa bergerak, berkarya, dan memberi makna,” tegasnya.
Workshop PPK Ormawa 2026 dirancang sebagai wadah pembekalan strategi perencanaan program, manajemen organisasi, hingga penguatan kolaborasi antarormawa.
Peserta didorong untuk memahami tata kelola organisasi yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
Melalui forum ini, pihak kampus ingin memastikan setiap organisasi mahasiswa memiliki arah yang jelas dan terukur.
Rivan menambahkan, pihak kemahasiswaan akan terus melakukan pendampingan agar ide-ide mahasiswa dapat berkembang menjadi program unggulan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen IPI Garut dalam membangun ekosistem kampus yang produktif dan responsif terhadap dinamika sosial.
Dengan penguatan kapasitas sejak dini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang adaptif dan solutif.
Workshop PPK Ormawa 2026 bukan sekadar agenda tahunan, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas organisasi mahasiswa.
Dari ruang diskusi di kampus, gagasan dan inovasi diharapkan lahir untuk memberi dampak lebih luas bagi masyarakat Garut.***
Penulis : Soni Tarsoni

















