Refleksi Halal Bihalal Kemenag Garut, Dr. Saepulloh Tekankan Makna Kesucian dan Perubahan ASN

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Refleksi Halal Bihalal Kemenag Garut, Dr. Saepulloh Tekankan Makna Kesucian dan Perubahan ASN

Refleksi Halal Bihalal Kemenag Garut, Dr. Saepulloh Tekankan Makna Kesucian dan Perubahan ASN

WARTAGARUT.COM – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag, M.Pd.I., menekankan pentingnya perubahan sikap dan peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) terutama di lingkungan Keluarga Besar Kemenag Garut

Halal Bihalal dan Silaturahmi bersama KUA, madrasah, dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Garut, yang digelar di Aula Kantor Kemenag Garut, Jalan Pahlawan No.3, Tarogong Kidul, Senin (6/4/2026).

Dalam sambutannya, Dr. Saepulloh menjelaskan bahwa esensi halal bihalal tidak sekadar tradisi, tetapi mengandung makna kesucian yang menyeluruh dalam kehidupan manusia.

“Esensi halal bihalal itu memberikan nuansa kesucian, baik kesucian hati, berpikir, jasmani, maupun rohani,” ujarnya.

Ia memaparkan, manusia memiliki empat pilar utama, yakni jasmani, rohani, hati, dan akal.

Keempat unsur tersebut, menurutnya, menjadi fondasi dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari.

“Hati dan akal itulah yang menggerakkan sendi-sendi kehidupan kita, yang dilandasi oleh kekuatan jasmani dan rohani,” katanya.

Selain itu, Dr. Saepulloh menekankan bahwa halal bihalal juga menjadi momentum untuk kembali ke fitrah, yakni melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Menurutnya, makna kembali ke fitrah harus diwujudkan dalam bentuk perbaikan perilaku, mulai dari meninggalkan kebiasaan buruk hingga meningkatkan ketaatan dan integritas.

“Kembali ke fitrah itu esensinya adalah perubahan, dari yang tidak baik menjadi baik, dari yang tidak jujur menjadi jujur, dari yang tidak bijak menjadi bijak,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Kemenag Garut untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri terhadap kinerja dan kontribusi yang telah diberikan, baik kepada lembaga, masyarakat, maupun keluarga.

“Evaluasi diri itu penting. Mana yang kurang, mana yang sudah, mana yang kuat dan mana yang lemah. Yang lemah harus dibantu, yang kuat harus membantu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dr. Saepulloh menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam kinerja ASN sehari-hari, terutama dalam hal disiplin dan tanggung jawab.

“Yang tidak rajin menjadi rajin, yang tidak tepat waktu menjadi tepat waktu. Datang ke kantor sesuai aturan, pulang juga sesuai regulasi,” tegasnya.

Ia berharap, melalui semangat halal bihalal, seluruh ASN dapat bangkit dan meningkatkan kinerja demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Yuk kita bangkit, kita berbuat yang terbaik. Jika itu dilakukan, maka rahmat akan turun dan membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Sertijab Ka TU MAN 1 Garut, Kemenag Garut Tekankan Peran Strategis Kepala TU dalam Inovasi Madrasah
Cari Kampus Islam Terbaik di Garut? STAI Al Musaddadiyah Garut Buka PMB dengan Status Akreditasi Baik Sekali
Garut Dapat Kuota 2.000 Bidang Tanah, Reforma Agraria Dipacu untuk Tekan Kemiskinan
Kuota Haji Jabar 2026 Turun Jadi 29.643, Masa Tunggu Kini Disamaratakan 26 Tahun
Muhammad Ridho, Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Tembus Kuliah di Rusia: Intip Kisah Inspiratifnya!
Kemenag Garut Apresiasi Peresmian Aula LPTQ, Endang Sutiana: Perkuat Pembinaan Generasi Qurani
Kemenag Garut Dukung Tambahan Anggaran Pendidikan, Dr Saepulloh: Kunci Perubahan Ada di Pendidikan
Transformasi Kang Cecep di Preman Pensiun: Dari Sosok Santai Menjadi Pemimpin Bijaksana

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:45 WIB

Sertijab Ka TU MAN 1 Garut, Kemenag Garut Tekankan Peran Strategis Kepala TU dalam Inovasi Madrasah

Selasa, 28 April 2026 - 15:16 WIB

Cari Kampus Islam Terbaik di Garut? STAI Al Musaddadiyah Garut Buka PMB dengan Status Akreditasi Baik Sekali

Jumat, 17 April 2026 - 15:41 WIB

Garut Dapat Kuota 2.000 Bidang Tanah, Reforma Agraria Dipacu untuk Tekan Kemiskinan

Minggu, 12 April 2026 - 15:33 WIB

Kuota Haji Jabar 2026 Turun Jadi 29.643, Masa Tunggu Kini Disamaratakan 26 Tahun

Selasa, 7 April 2026 - 18:37 WIB

Muhammad Ridho, Santri Murid Al Mashduqi IIBS Garut Tembus Kuliah di Rusia: Intip Kisah Inspiratifnya!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!