Adat Sunda! Ini Makna Arti Nyawer, Huap Lingkung, Betot Bakakak ala Pernikahan Putri Karlina dan Maula Akbar

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Adat Sunda! Ini Makna Arti Nyawer, Huap Lingkung, Betot Bakakak ala Pernikahan Putri Karlina & Maula Akbar

Adat Sunda! Ini Makna Arti Nyawer, Huap Lingkung, Betot Bakakak ala Pernikahan Putri Karlina & Maula Akbar

WARTAGARUT.COM – Wakil Bupati Garut, dr. Hj. Putri Karlina, resmi melepas masa lajang. Momen bahagia ini tak hanya menjadi hari istimewa bagi sang mempelai, tapi juga menjadi ajang pelestarian budaya Sunda yang sarat makna dan penuh kehangatan.

Usai prosesi akad dan resepsi utama, acara dilanjutkan dengan rangkaian tradisi adat Sunda yang meriah. beberapa prosesi khas seperti Pabetot Bakakak Hayam, Huap Lingkung, hingga Nyawer.

Tradisi Adat Sunda ini ditampilkan dalam Perinkahan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina dengan Maula Akbar Mulyadi Putra.

Baca Juga :  Inklusi Keuangan Dipercepat, Pemkab Garut Fokus Perkuat Ekonomi UMKM

“Tradisi ini bukan cuma seremoni, tapi ada doa dan filosofi mendalam. Misalnya betot bakakak itu melambangkan rezeki dan keberkahan yang harus diperjuangkan bersama,” ungkap Putri Karlina dengan senyum bahagia.

Ia menambahkan, Huap Lingkung menjadi simbol bahwa suami istri harus saling menyuapi dan menyayangi satu sama lain, sementara Nyawer menggambarkan semangat berbagi rezeki dan kebahagiaan kepada semua tamu yang hadir.

Rangkaian budaya ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu undangan, yang sebagian besar belum pernah menyaksikan prosesi adat secara langsung. Tak sedikit pula yang ikut larut dalam suasana haru dan tawa selama prosesi berlangsung.

Baca Juga :  LOWONGAN KERJA GARUT HARI INI: RM Sunda To BaBeh Buka Rekrutmen Cook Helper

“Senang sekali bisa melestarikan budaya dan berbagi kebahagiaan ini bersama keluarga serta semua yang hadir,” ujar Putri Karlina.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendoakan dan menyaksikan hari bahagianya.

Perhelatan ini bukan sekadar pesta, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap budaya leluhur serta harapan akan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Muhammadiyah Garut Gelar Sertifikasi Chef BNSP Tingkatkan Standar Dapur MBG
Kemenag Garut Raih Peringkat 5 Nasional dalam Kinerja Anggaran
SMK Muhammadiyah Garut Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Aceh dan Sumbar
Cuaca Garut Hari Ini! BMKG Prediksi Hujan Merata di Garut, Warga Diminta Waspada Petir dan Genangan
Apa Alasan Pemasyarakatan Garut Raya Turun Langsung Bangun Jalan Desa?
Bank BJB Bersama Dinkes Garut Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Pensiunan PNS
Lapas Garut dan Damkar Teken MoU Penguatan Mitigasi Kebakaran, Petugas Diperkuat Program JAWARA API
Organda Dukung Pembatasan Kendaraan ASN Garut untuk Hidupkan Angkot
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:59 WIB

Muhammadiyah Garut Gelar Sertifikasi Chef BNSP Tingkatkan Standar Dapur MBG

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:29 WIB

Kemenag Garut Raih Peringkat 5 Nasional dalam Kinerja Anggaran

Kamis, 4 Desember 2025 - 16:10 WIB

SMK Muhammadiyah Garut Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Aceh dan Sumbar

Selasa, 2 Desember 2025 - 07:59 WIB

Cuaca Garut Hari Ini! BMKG Prediksi Hujan Merata di Garut, Warga Diminta Waspada Petir dan Genangan

Senin, 1 Desember 2025 - 19:57 WIB

Apa Alasan Pemasyarakatan Garut Raya Turun Langsung Bangun Jalan Desa?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!