WARTAGARUT.COM – Peresmian Gedung Rektorat Institut Muhammadiyah Darul Arqam (IMDA) Garut pada Sabtu, 22 November 2025, menjadi momentum penting bagi pengembangan perguruan tinggi Muhammadiyah di Kabupaten Garut.
Acara yang digelar di Kampus IMDA, Jalan Bratayudha, turut diwarnai apresiasi tinggi dari Ketua Staida periode 2012–2016, Asep Burhan, MM., MH., terhadap pesatnya perkembangan kampus dan rangkaian kegiatan Milad ke-1 IMDA.
Dalam kesempatan tersebut, Asep Burhan menilai berbagai kegiatan dalam rangka Milad IMDA sebagai langkah strategis dalam membangun kultur akademik, kreativitas, dan pemberdayaan generasi muda.
Ia menilai kegiatan seperti lomba untuk siswa, pemuda, dan masyarakat sekitar mencerminkan semangat pencerahan sesuai nilai-nilai Muhammadiyah.
“Saya melihat banyak kegiatan yang bisa mencerahkan, baik untuk generasi muda maupun pemuda lainnya. Ada lomba-lomba yang diikuti siswa, pemuda, dan lingkungan sekitar. Mudah-mudahan Gebyar Milad ini mampu mengejawantahkan nilai-nilai dan mengembangkan perguruan tinggi Muhammadiyah ini,” ujarnya.
Selain mengapresiasi kegiatan Milad, Asep Burhan menyoroti perkembangan IMDA yang dinilainya sangat cepat, terutama dalam pengajuan tujuh program studi (prodi) baru. Menurutnya, langkah tersebut akan berdampak signifikan terhadap minat masyarakat untuk melanjutkan studi di IMDA.
“Perkembangannya sangat pesat, apalagi sekarang ada tujuh prodi baru yang diajukan. Dengan adanya prodi-prodi ini, saya yakin minat calon mahasiswa akan semakin meningkat untuk kuliah di Institut Muhammadiyah Darul Arqam,” jelasnya.
Pembangunan Gedung Rektorat IMDA diharapkan menjadi penanda penguatan tata kelola kampus sekaligus dorongan untuk memperluas akses pendidikan tinggi berbasis nilai keislaman, kemandirian, dan kemajuan.
Peresmian gedung baru ini juga disambut antusias civitas akademika IMDA dan masyarakat sekitar, yang berharap kampus dapat terus berkembang sebagai pusat pendidikan unggul di Garut.
Dengan kombinasi pembangunan fisik, pengembangan akademik, dan kegiatan pemberdayaan masyarakat, IMDA disebut berada pada jalur yang tepat menuju kampus modern yang inklusif dan berdaya saing.
Gebyar Milad pertama ini pun menjadi simbol optimisme baru bagi masa depan IMDA dan pendidikan Muhammadiyah di Garut.***
Penulis : Soni Tarsoni











