Cabup Garut No Urut 2, Abdusy Syakur Amin Dorong Konsep Zero Wasting untuk Pertanian Garut yang Lebih Efisien

- Jurnalis

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cabup Garut No Urut 2, Abdusy Syakur Amin Dorong Konsep Zero Wasting untuk Pertanian Garut yang Lebih Efisien

Cabup Garut No Urut 2, Abdusy Syakur Amin Dorong Konsep Zero Wasting untuk Pertanian Garut yang Lebih Efisien

WARTAGARUT.COM — Calon Bupati Garut nomor urut 2, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan visi dan strateginya untuk masa depan pertanian di Kabupaten Garut.

Dalam sebuah acara kampanye yang berlangsung di salah satu kawasan pertanian, Syakur Amin menekankan pentingnya penerapan konsep zero wasting atau nol limbah dalam kegiatan pertanian dan peternakan.

“Petani ke depan kita itu harus menggunakan konsep zero wasting. Artinya, integritas farming, di mana produk sebelumnya dimanfaatkan kembali menjadi produk selanjutnya,” ujar Syakur Amin saat silaturahmi dengan kelompok Tani Pasawahan, di Teras Gunung Guntur, Desa Pasawahan Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Pada Sabtu, 12 Oktober 2024.

Baca Juga :  Ketua DPRD Garut: HJG ke-213 Bukan Sekadar Seremoni, Ini Momentum Bangun Daerah

Rektor universitas Garut ini, menjelaskan lebih lanjut bahwa dalam konsep ini, tidak ada yang terbuang. Contohnya, batang jagung yang dipanen dapat diolah menjadi pakan ternak, sehingga proses produksi menjadi lebih efisien dan berkelanjutan.

Syakur Amin menegaskan bahwa langkah ini akan meningkatkan daya saing sektor peternakan di Garut.

“Harapannya, ke depan akan ada lebih banyak kawasan seperti ini yang meningkatkan daya saing peternakan di Kabupaten Garut,” tutur ketua Yayasan Al Musaddadiyah.

Namun, Syakur Amin mengakui bahwa penerapan zero wasting ini tidak mudah, karena memerlukan implementasi teknologi dan pengetahuan yang lebih mendalam.

Baca Juga :  SMK Muhammadiyah Garut Resmi Kerja Sama dengan LPK Kirey, Perluas Akses Kerja ke Jepang

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya kerjasama antara universitas, seperti UNIGA (Universitas Garut), dengan masyarakat setempat.

Ketua Paguyuban Pasundan Kabupaten Garut mengatakan bahwa Selama ini, komunikasi antara akademisi dan masyarakat sudah terjalin baik.

Ia berharap kedepannya pemerintah juga dapat turut serta mendorong pilot project untuk memajukan sektor pertanian dan peternakan di Garut.

Selain itu, Syakur Amin menyoroti pentingnya pengadaan bibit dengan kualitas dan waktu yang tepat agar para petani tidak dirugikan.

“Ini juga menarik soal pengadaan bibit, jangan sampai petani kita dirugikan dari sisi waktu dan kualitasnya,” tutupnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Kantor Imigrasi Garut Resmi Beroperasi, Warga Kini Urus Paspor Lebih Mudah
H. Ato Hermanto Resmi Pimpin PHRI Garut, Siap Dorong Iklim Investasi Kondusif
Satu Abad NU di Garut, Rais Syuriyah Tegaskan Sinergi Ulama dan Umara
Rudi Gunawan Hadiri Peresmian IKKHG, Soroti Krisis Dokter di Garut
PKB dan Balad Aceng Malki Turun Lapangan, Desa Sukamanah Angkat Bicara
Milad ke-25, BAZNAS Garut Dinilai Paling Responsif Saat Darurat
Kisah Inspiratif A. Kasoem : Perintis Industri Kacamata Indonesia Asal Garut
Darurat! Simpan Sekarang, Ini Daftar Lengkap Nomor Telepon Damkar Garut di Tiap Kecamatan
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:08 WIB

Kantor Imigrasi Garut Resmi Beroperasi, Warga Kini Urus Paspor Lebih Mudah

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:37 WIB

H. Ato Hermanto Resmi Pimpin PHRI Garut, Siap Dorong Iklim Investasi Kondusif

Senin, 26 Januari 2026 - 12:47 WIB

Satu Abad NU di Garut, Rais Syuriyah Tegaskan Sinergi Ulama dan Umara

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:14 WIB

Rudi Gunawan Hadiri Peresmian IKKHG, Soroti Krisis Dokter di Garut

Kamis, 22 Januari 2026 - 23:19 WIB

PKB dan Balad Aceng Malki Turun Lapangan, Desa Sukamanah Angkat Bicara

Berita Terbaru

error: Content is protected !!