Gunung Guntur Bukan Tempat Sampah! Teh Putri Karlina Gerak Cepat Usai Temukan Limbah B3, Cek Faktanya

- Jurnalis

Jumat, 4 Juli 2025 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Guntur Bukan Tempat Sampah! Teh Putri Karlina Gerak Cepat Usai Temukan Limbah B3, Cek Faktanya

Gunung Guntur Bukan Tempat Sampah! Teh Putri Karlina Gerak Cepat Usai Temukan Limbah B3, Cek Faktanya

WARTAGARUT.COM – Aksi cepat tanggap kembali ditunjukkan Wakil Bupati Garut, drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, M.BA.

Teh Putri Karlina memimpin langsung operasi pembersihan sampah di kawasan Gunung Guntur, Garut, didampingi Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, Dinas Pariwisata, komunitas lingkungan, dan relawan pecinta alam, Pada Selasa (02/07/2025).

Putri Karlina menegaskan bahwa Langkah ini merupakan respons atas temuan mengejutkan: tumpukan sampah tak lazim, termasuk limbah kulit dan sisa bangunan yang dibuang secara ilegal di sekitar jalur wisata Jeep menuju Tegal Malaka, Gunung Guntur.

“Gunung Guntur bukan tempat sampah. Ini warisan alam Garut, bukan lokasi pembuangan limbah B3. Kalau ini dibiarkan, apa yang mau kita wariskan ke generasi nanti?” tegas Teh Putri.

Teh Putri menjelaskan bahwa limbah kulit yang ditemukan bukan sekadar sampah organik biasa. Karena telah diberi zat kimia seperti pengawet dan pewarna, limbah tersebut dikategorikan sebagai limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) yang sangat merusak lingkungan.

“Limbah ini seharusnya dikelola oleh pihak ketiga. Ada vendor khusus yang dibayar oleh pengusaha untuk memproses limbah B3. Tidak bisa sembarangan buang ke alam!” ujar Teh Putri dengan nada geram.

Teh Putri menambahkan bahwa tindakan ini tidak hanya sekadar gerakan simbolik. Beliau berharap semua pihak—pemerintah, masyarakat, komunitas, dan pengusaha—ikut ambil bagian dalam menjaga kawasan wisata dari pencemaran.

“Kalau kita diam, artinya kita setuju. Kalau buang sampah di gunung dianggap biasa, ya lama-lama seluruh Garut bisa jadi tempat sampah.”

Aksi ini sekaligus menjadi momen edukatif bagi para peserta yang hadir. Teh Putri menekankan bahwa edukasi publik harus berjalan beriringan dengan regulasi dan penindakan.

“Minimal, setelah pulang dari sini, reakn rekan bisa menyampaikan pesan ini ke lebih banyak orang. Kalau bukan kita yang sadar, siapa lagi?”

Kegiatan ini ditutup dengan ajakan agar komunitas wisata Jeep, paguyuban, warga sekitar, dan dinas terkait bersinergi dalam upaya pembersihan berkelanjutan dan penelusuran oknum pembuang limbah.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

SDN 4 Pataruman Juara Lagi LLC Garut 2026, Bupati Garut Siapkan Lomba untuk Guru
Garut Dapat Kuota 2.000 Bidang Tanah, Reforma Agraria Dipacu untuk Tekan Kemiskinan
Bupati Garut Tutup BLK 2026, Lulusan Siap Buka Usaha dan Masuk Industri
Ribuan Koi Meriahkan Garut Young Koi Show 2026, Peserta Datang dari Jakarta hingga Balikpapan
Kunjungan Strategis ke KKP, Bupati Garut Dorong Pelabuhan Cilauteureun demi Ekonomi Selatan
Resmikan DED Tahap II, Bupati Garut Optimistis Layanan Kesehatan Masyarakat Lebih Cepat
PDAM Tirta Intan Garut Bantu Perbaiki Rumah Ibu Novi, Kolaborasi Lawan Kemiskinan Ekstrem
Kabel Semrawut di Garut Bakal Dirapikan, Bupati Syakur Gandeng APJATEL Jabar

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:49 WIB

SDN 4 Pataruman Juara Lagi LLC Garut 2026, Bupati Garut Siapkan Lomba untuk Guru

Jumat, 17 April 2026 - 15:41 WIB

Garut Dapat Kuota 2.000 Bidang Tanah, Reforma Agraria Dipacu untuk Tekan Kemiskinan

Kamis, 16 April 2026 - 17:13 WIB

Bupati Garut Tutup BLK 2026, Lulusan Siap Buka Usaha dan Masuk Industri

Kamis, 16 April 2026 - 14:41 WIB

Ribuan Koi Meriahkan Garut Young Koi Show 2026, Peserta Datang dari Jakarta hingga Balikpapan

Rabu, 15 April 2026 - 19:18 WIB

Kunjungan Strategis ke KKP, Bupati Garut Dorong Pelabuhan Cilauteureun demi Ekonomi Selatan

Berita Terbaru

Bawaslu Garut Kunjungi IKKHG, Bahas Kerja Sama Pengawasan Partisipatif

Perguruan Tinggi

Bawaslu Garut Kunjungi IKKHG, Bahas Kerja Sama Pengawasan Partisipatif

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:27 WIB

Ketua PDM Garut ( ketiga dari kiri) Dorong IMDA Buka Prodi Sains untuk Jadi Universitas

Perguruan Tinggi

Ketua PDM Garut Dorong IMDA Buka Prodi Sains untuk Jadi Universitas

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB

error: Content is protected !!