Pemkab Garut Pulangkan Dini, PMI Terlantar di Arab Saudi

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 17:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Garut Pulangkan Dini, PMI Terlantar di Arab Saudi

Pemkab Garut Pulangkan Dini, PMI Terlantar di Arab Saudi

WARTAGARUT.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menunjukkan komitmen serius dalam melindungi warganya di luar negeri.

Kali ini, langkah cepat diambil untuk memulangkan Dini, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Karangpawitan, yang sempat terlantar di Arab Saudi akibat praktik perekrutan ilegal.

Bupati Garut melalui Sekretaris Daerah, Syakur, menegaskan bahwa Pemkab Garut telah melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) serta menggandeng Federasi Buruh Migran Nusantara Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (F-Buminu Sarbumusi) untuk memastikan kepulangan Dini berjalan aman dan manusiawi.

“Intinya adalah kita ingin mengembalikan saudari kita, warga kita, Bu Dini, bisa kembali ke Garut dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Syakur seusai pertemuan dengan F-Buminu Sarbumusi di Ruang Pamengkang, Garut Kota, Jumat (17/10/2025).

Baca Juga :  Ada Pesan Penting dari Al Mashduqi Islamic School Garut di Hari Anak Nasional 2026

Selain fokus pada proses pemulangan, Pemkab Garut juga berencana memperkuat edukasi dan sosialisasi bahaya perdagangan orang serta pentingnya keberangkatan kerja yang legal.

“Kami akan sosialisasikan lebih intens agar masyarakat makin peduli dan paham akan potensi tindak pidana perdagangan orang. Jangan sampai ada korban baru,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum F-Buminu Sarbumusi, Ali Nurdin Abdurrahman, mengapresiasi perhatian Pemkab Garut terhadap kasus Dini. Ia menegaskan, membantu PMI yang bermasalah di luar negeri merupakan tanggung jawab bersama.

“Bu Dini adalah korban pemberangkatan non-prosedural oleh oknum penempatan ilegal. Kami akan berusaha maksimal untuk memulangkannya,” kata Ali.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Garut, Muksin, menambahkan bahwa Pemkab sudah berkoordinasi dengan Kementerian P2MI, dan kasus ini menjadi atensi nasional.

Baca Juga :  Perjusami MTs Ponpes Cipari Latih Kemandirian dan Disiplin 210 Calon Penggalang

Menurutnya, hingga 2025, sudah ada 570 warga Garut yang bekerja ke luar negeri secara prosedural, dengan tujuan terbanyak Jepang. Namun, ia mengingatkan bahwa pengiriman tenaga kerja ke Timur Tengah masih dimoratorium.

“Jika ada tawaran kerja ke Timur Tengah, sebaiknya koordinasikan dulu dengan Disnakertrans atau lembaga resmi yang punya legalitas,” imbaunya.

Kasus Dini ini terungkap dari video yang viral di media sosial, di mana dirinya meminta pertolongan agar bisa pulang ke Garut.

Laporan masyarakat pun langsung direspons cepat oleh Pemkab, dan kini proses pemulangannya sedang diupayakan bersama pihak terkait.

Langkah cepat Pemkab Garut ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah melindungi warganya dari praktik penipuan kerja ilegal dan kejahatan perdagangan manusia.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Haul Prof KH Anwar Musaddad Simpan Pesan Penting untuk Masa Depan Pendidikan
Strategi Transformasi BAZNAS Menuju Lembaga Pengelola Zakat Yang Modern, Amanah, Profesional, dan Berdampak, Mewujudkan Kesejahteraan Umat Dalam Mendukung Garut Hebat
TLRHP BPK Garut Capai 82,9 Persen, OPD Diminta Percepat Tindak Lanjut
Wajib Belajar Pra-Sekolah 1 Tahun di Garut Segera Berlaku, Apa Dampaknya?
Penyerapan Anggaran Jadi Sorotan, Ini Langkah yang Disiapkan Bupati Garut
Retribusi Parkir Garut Masuk Era Baru, Setoran Kini Dilacak per Lokasi
Pernyataan Terbaru Sudaryono Muncul di Tengah Dugaan Keracunan MBG di Garut
Kemenag Garut Dukung Penuh Seleksi Pimpinan BAZNAS, Ini Kompetensi yang Dicari

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 06:38 WIB

Haul Prof KH Anwar Musaddad Simpan Pesan Penting untuk Masa Depan Pendidikan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:55 WIB

Strategi Transformasi BAZNAS Menuju Lembaga Pengelola Zakat Yang Modern, Amanah, Profesional, dan Berdampak, Mewujudkan Kesejahteraan Umat Dalam Mendukung Garut Hebat

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:07 WIB

TLRHP BPK Garut Capai 82,9 Persen, OPD Diminta Percepat Tindak Lanjut

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:06 WIB

Wajib Belajar Pra-Sekolah 1 Tahun di Garut Segera Berlaku, Apa Dampaknya?

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:52 WIB

Penyerapan Anggaran Jadi Sorotan, Ini Langkah yang Disiapkan Bupati Garut

Berita Terbaru

Demiane Agustien menjadi salah satu pemain yang dipantau Timnas Indonesia.

EVENT OLAHRAGA

Terungkap! Alasan Timnas Indonesia Pantau Wonderkid Arsenal

Senin, 27 Jul 2026 - 20:23 WIB

Timnas Indonesia mematangkan persiapan sebelum menghadapi Kamboja di Piala AFF 2026.

EVENT OLAHRAGA

Indonesia vs Kamboja: 3 Fakta Penting yang Wajib Diwaspadai Garuda

Senin, 27 Jul 2026 - 19:42 WIB

Justin Hubner dipastikan belum dapat memperkuat Timnas Indonesia pada laga melawan Kamboja.

EVENT OLAHRAGA

Terungkap, Ini Alasan Justin Hubner Absen saat Indonesia vs Kamboja

Senin, 27 Jul 2026 - 19:15 WIB